Klik di Sini Untuk Menghubungi Kami

Semakin hari, jumlah vendor training di Indonesia, khususnya vendor training karyawan, semakin menjamur. Perkembangan jumlah vendor training ini tidak terlepas dari meningkatnya demand. Individu karyawan, maupun perusahaan semakin menyadari, training adalah salah satu cara terbaik untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Ada banyak sekali jenis vendor training yang tumbuh seiring kebutuhan karyawan dan perusahaan. Contohnya, ada vendor training leadership yang menitikberatkan pada pemahaman mengenai konsep-konsep kepemimpinan dan prinsip-prinsip pengambilan keputusan. Biasanya diminati oleh karyawan atau perusahaan yang memroyeksikan sejumlah stafnya untuk menjadi manajer atau team leader.

Ada pula vendor training komunikasi yang memfokuskan pada penguasaan teknik berkomunikasi efektif yang pastinya amat dibutuhkan karyawan dan professional dalam kelancaran pekerjaan atau bisnisnya.

Vendor training yang juga laris manis saat ini adalah vendor training public speaking, yang melatih pesertanya agar mampu bicara di depan umum dalam konteks dunia kerja, dan vendor training presentasi agar karyawan atau profesional mampu membuat presentasi dengan lebih menarik dan efektif lewat kemahiran memvisualisasikan data.

Pertanyaan berikutnya, bagaimana memilih vendor training terbaik? Apa saja yang mesti kita perhatikan dalam memilih vendor training?

Tahapan menyeleksi vendor training ini menjadi esensial, terutama bagi perusahaan yang menganggarkan sejumlah dana tertentu untuk mengirimkan SDM-nya mengikuti training. Tentunya, dana yang sudah dikeluarkan harus sebanding dengan hasilnya. Barangkali hasil training ini baru dapat dievaluasi dalam beberapa waktu setelah training berakhir. Namun paling tidak, waktu yang digunakan SDM untuk mengikuti training bisa dipastikan tidak terbuang percuma.

Ada beberapa hal yang bisa kita jadikan pegangan dalam memilih vendor training terbaik. Berikut adalah lima di antaranya:

 

1. Latar belakang dan pengalaman vendor training yang relevan

mempelajari background vendor training_art

Saat hendak memutuskan memilih satu dari sekian banyak vendor training, coba diskusikan ini dengan atasan, tim HRD, atau rekan-rekan kerja yang berwenang dengan keputusan itu: apakah vendor training ini memiliki pengalaman spesifik yang sesuai dengan jenis bisnis atau perusahaan Anda?

Sebagai contoh, kalau perusahaan Anda memproduksi obat-obatan, tentu bukan saja training mengenai penjualan produk yang dibutuhkan, melainkan juga pengetahuan saintifik dan teknis mengenai farmasi.

Cari tahu juga siapa saja klien vendor training ini. Rekam jejak yang panjang dan klien dari perusahaan besar atau multinasional bisa jadi patokan. Lamanya vendor berkecimpung dalam bisnis training juga boleh menjadi ukuran. Tidak lucu juga, toh, kalau tiba-tiba vendor training gulung tikar di tengah-tengah proyek training?

 

2. Kecocokan dengan budaya perusahaan Anda

Mengapa ini penting? Bukankah vendor training adalah “orang luar” perusahaan?

Begini, akan lebih baik, jika vendor training memahami pula peraturan yang berlaku dalam perusahaan Anda atau untuk industri Anda. Vendor training yang paham mengenai kendala klaim produk farmasi, misalnya, akan lebih baik untuk perusahaan farmasi, daripada vendor training yang hanya bisa memberikan training penjualan secara umum.

 

3. Memiliki jasa training beragam dan melakukan kustomisasi

vendor training yang bisa kustomisasi_art

Vendor training yang hanya mampu menyiapkan satu training untuk semua jenis perusahaan atau industri, sebaiknya dicoret dari daftar.

Carilah vendor training yang memberikan jasa macam-macam training dan bersedia menyesuaikan kurikulum atau silabus training dengan kebutuhan karyawan, perusahaan, atau industri. Mengeluarkan dana untuk vendor training seperti ini adalah investasi yang lebih baik daripada untuk vendor yang kaku.

 

4. Kapabilitas dalam penggunaan teknologi

Sekarang sudah eranya industri 4.0. Hampir semua lini kehidupan telah memanfaatkan teknologi. Pekerjaan-pekerjaan yang dulunya masih dioperasikan manusia, kini sudah digantikan oleh robot, mesin, atau teknologi informasi. Jadi, penting untuk memilih vendor training yang akrab dengan perkembangan teknologi.

Vendor training seperti ini selalu termutakhirkan dengan penguasaan-penguasaan teknologi terbaru, sehingga ketika Anda atau perusahaan perlu training untuk mengoperasikan perangkat keras, maupun lunak dengan teknologi terkini, mereka akan lebih luwes dan capable dalam memberikan training.

 

5. Koordinasinya dengan vendor training lainnya

vendor training dengan beragam training yang berhubungan_art

Bisa jadi, training yang perusahaan Anda butuhkan memerlukan lebih dari satu vendor training. Nah, tentu akan lebih baik, jika vendor-vendor training ini punya hubungan yang baik dan bersedia saling bekerja sama dalam memberikan training untuk perusahaan Anda.

Beberapa vendor training terbaik di Jakarta sudah memiliki kriteria-kriteria di atas. Sebaiknya, Anda memperdalam pengetahuan mengenai calon vendor training yang hendak Anda pilih lewat website mereka dan berbicara langsung dengan customer service mereka. Lebih baik lagi, jika Anda memiliki teman yang sudah pernah mengikuti training dari vendor training tersebut.

Mintalah referensi dari orang-orang yang kompeten agar investasi yang Anda keluarkan nanti tidak terbuang percuma. (*)