Pelatihan infografis menjadi salah satu pelatihan yang saat ini mulai diminati. Apa manfaat dari mengikuti pelatihan infografis ini?

Saat Anda menyimak paparan informasi lewat slide presentasi, mana yang lebih menarik: yang berupa tekskah atau gambar-gambar? Biasanya orang akan memilih yang lebih banyak gambar. Manusia memang sangat responsif terhadap gambar dan informasi visual. Inilah cara yang bagus untuk berinteraksi dengan audiens Anda, lewat informasi visual.

Infografis semakin populer belakangan ini dan semakin banyak digunakan dalam urusan bisnis, baik dalam bentuk digital maupun cetak. Secara umum, infografis bisa dijelaskan sebagai presentasi informasi visual yang menggunakan elemen-elemen desain untuk menampilkan konten informasi.

Karena bentuknya yang visual, infografis seringkali lebih mampu menampilkan pesan-pesan yang kompleks, sehingga membuat audiens lebih mudah memahami pesan-pesan itu. Tidak heran, saat ini banyak orang yang tertarik untuk mengikuti pelatihan infografis.

Sebuah infografis haruslah mampu melakukan dua hal sekaligus: menyampaikan informasi sejelas mungkin dan tetap kreatif. Lebih bagus lagi kalau kreativitas itu mampu menangkap imajinasi audiens.

Tapi bagaimana memastikan infografis yang kita buat sudah efektif menyampaikan informasi secara komprehensif kepada audiens dalam presentasi? Itulah pentingnya mengikuti pelatihan infografis. Apalagi bagi Anda yang sedikit sekali memahami cara membuat infografis yang menarik.

Ada beberapa hal yang dapat kita upayakan untuk itu.

 

1. Sederhana

infografis adalah

Pertama dan yang paling utama adalah membuat infografis kita sesederhana mungkin, bersih, ringkas, dan jelas. Pastikan informasi yang disampaikan runut. Visual yang sederhana akan lebih mudah dipahami audiens. Selanjutnya, masih berhubungan dengan kesederhanaan ini, tentukan batasan informasi yang hendak Anda sampaikan. Tidak semua atau banyak informasi mesti disampaikan dalam satu infografis sekaligus.

 

2. Pecah-pecah informasi dan gunakan hyperlink

pelatihan infografis 2018

Daripada Anda menumpuk banyak informasi dalam satu desain infografis, lebih baik Anda pecah-pecah informasi itu ke dalam beberapa bagian. Memfasilitasi agar audiens benar-benar paham tidak mesti melalui proses linear, bukan?

Fleksibel saja. PowerPoint memungkinkan kita pindah-pindah dari satu salindia ke salindia lain, jadi gunakan hyperlink dan tombol navigasi untuk bagian-bagian yang memerlukan diskusi khusus atau penjelasan tambahan. Jangan lupa selalu membubuhkan tautan pada infografis tambahan tadi agar mudah untuk kembali lagi ke infografis utama.

 

3. Warna adalah raja

training infografis

Yang tidak kalah penting adalah penggunaan warna. Kreatiflah dengan bermain warna, untuk font, untuk gambar, atau elemen-elemen desain lainnya dalam infografis Anda. Dengan warna, Anda bisa memandu dan mempengaruhi audiens. Warna adalah alat yang paling efektif untuk itu. Dia mampu memberikan audiens kesan beragam, baik secara konseptual, maupun emosional. Perannya amat penting dalam infografis.

Salah satu aspek penting dalam desain grafis adalah memilih warna-warna yang mampu memberikan tekanan pada informasi yang ingin Anda sampaikan kepada audiens. Warna membuat pesan yang Anda sampaikan lebih mudah dibaca dan menentukan hirarki visual informasi Anda. Kekontrasan adalah kunci utama: warna latar belakang mestilah membaur dengan baik dengan warna-warna ilustrasinya.

 

4. Perhatikan tata letak

manfaat pelatihan infografis

Bicara soal tata letak tentu saja tak melulu tentang tipografi atau pemilihan desain huruf. Membuat tata letak infografis tidak harus juga mirip dengan infografis di majalah atau surat kabar. Bermain-mainlah dengan berbagai kombinasi tipografi, gambar, bagan, ilustrasi, diagram, dan ikon. Kalau Anda menemukan tren baru dalam desain, jangan ragu untuk mengadopsinya agar infografis Anda tampak kekinian.

 

5. Bermainlah dengan font

manfaat infografis

Soal font, gunakan maksimal dua atau tiga font saja. Lebih dari itu, infografis akan tampak terlalu ramai dan tidak fokus. Anda juga bisa bermain-main dengan caps lock, jadi gunakan font yang sama, hanya satu untuk satu bagian Anda gunakan huruf kapital semua, sedangkan lainnya huruf kecil. Jangan lupa tambahkan logo, jika infografis yang Anda buat terhubung ke perusahaan atau institusi.

Memang, efektivitas infografis akan sepenuhnya bergantung pada kreativitas kita sebagai pembuatnya. Lalu bagaimana kalau Anda sama sekali tidak punya keterampilan itu? Anda bisa mengikuti pelatihan infografis di Jakarta yang diadakan oleh Presenta Edu.

Presenta Edu memberikan pelatihan infografis yang dapat membantu Anda mengasah kemampuan memvisualisasi data atau informasi untuk presentasi. Dengan materi pelatihan infografis yang mudah dipahami dan mudah diaplikasikan, Anda akan dapat semakin mudah mengerti mengenai membuat infografis yang baik dan menarik.

Essential Skills for New Manager

Dapatkan Buku Ini GRATIS

Panduan buat manajer baru bagaimana cara mengelola tim dengan baik
DOWNLOAD SEKARANG
  •  
    1
    Share
  • 1
  •  
  •  
  •