Apa yang Membedakan antara Coaching, Consulting, dan Mentoring?

[et_pb_section fb_built=”1″ _builder_version=”4.16″ global_colors_info=”{}”][et_pb_row _builder_version=”4.16″ background_size=”initial” background_position=”top_left” background_repeat=”repeat” global_colors_info=”{}”][et_pb_column type=”4_4″ _builder_version=”4.16″ custom_padding=”|||” global_colors_info=”{}” custom_padding__hover=”|||”][et_pb_text _builder_version=”4.21.0″ background_size=”initial” background_position=”top_left” background_repeat=”repeat” hover_enabled=”0″ global_colors_info=”{}” sticky_enabled=”0″]

Banyak orang yang masih bingung memilah antara coaching, consulting, dan mentoring. Kebingungan ini pun akhirnya membuat mereka tak tahu mana yang paling dibutuhkan untuk meningkatkan keahlian mereka.

Coaching dapat membantu seorang karyawan menjadi seorang pemimpin hebat, meningkatkan kinerja dan produktivitas, serta mendapatkan keterampilan dan wawasan baru seputar dunia kerja. Coaching juga berfungsi menjadi sarana pendampingan untuk mencapai target, serta membantu karyawan mengatasi masalah-masalah perilaku yang mereka hadapi.

Consulting memberikan jasa keahlian untuk membantu perusahaan memecahkan masalah atau mencapai target tertentu. Biasanya ada orang yang ahli di bidangnya yang dipanggil untuk memberikan solusi atau pendapat professional atau hal teknis. Sangat berbeda dengan coaching di mana solusi diharapkan muncul dari karyawan sendiri, dengan bantuan seorang coach.

Bagaimana dengan mentoring? Kegiatan ini lebih merujuk pada proses di mana seseorang mengambil pelajaran, pengetahuan, atau pengalaman dari kolega yang biasanya lebih tua, lebih senior, lebih bijak, dan tentunya lebih berpengalaman. Tujuannya agar karyawan dapat membuka pintu bagi peluang-peluang yang lebih baik untuk karirnya.

Mari kita kupas lebih dalam satu per satu.

 

Coaching

perbedaan coaching conselling mentoring

Coaching pada dasarnya bisa dilakukan siapa saja dalam perusahaan selama memiliki kemampuan yang mumpuni di bidangnya. Biasanya diambil dari karyawan di jajaran manajer karena dianggap punya kemampuan di atas rata-rata dan wawasan lebih, sehingga mereka mampu mencapai posisi yang saat itu. Jadi dalam coaching, expert-nya adalah eksekutif perusahaan.

Kapan karyawan atau perusahaan membutuhkan coaching? Ada sejumlah kondisi yang memungkinkan perusahaan melakukan coaching untuk para karyawannya.

  1. Kinerja karyawan menurun, misalnya sering melakukan kesalahan, bekerja tidak berdasarkan skala prioritas, tidak mampu mencapai target, dan sebagainya.
  2. Ada karyawan pindah atau dipromosikan dan terjadi penempatan orang baru di posisi yang ditinggalkan. Coaching perlu dilakukan agar orang baru memahami tugas-tugas dan tanggung jawab yang akan diembannya.
  3. Menggali dan mengembangkan potensi karyawan agar masa depan mereka menjadi lebih baik.
  4. Anak buah memerlukan bantuan teknis. Setiap kali perusahaan menggunakan teknologi baru, coaching sebaiknya dilakukan agar karyawan menguasainya demi meningkatkan kinerja.
  5. Ada tugas atau proyek penting di luar kebiasaan. Coaching penting untuk memastikan setiap anggota tim mampu mengerjakan tugas dan proyek selesai tepat waktu dengan hasil memuaskan.

 

Consulting

pengertian coaching menurut para ahli

Dalam consulting, expert-nya adalah konsultan yang disewa jasanya untuk mendampingi perusahaan. Konsultan ini memiliki pengetahuan mumpuni dalam bidang atau topik yang spesifik, misalnya teknologi informasi, keuangan, manajemen, dan sebagainya. Dia akan memberikan pendapatnya tentang apa yang harus perusahaan lakukan dengan situasi yang mereka alami. Dalam mengerjakan tugasnya, konsultan kadang-kadang ikut bekerja bersama tim internal perusahaan untuk memetakan masalah dan menemukan solusinya.

Mengapa perusahaan perlu menyewa jasa konsultan?

  1. Perusahaan perlu pandangan orang luar.
    Ketika hendak mengambil keputusan penting, kadang-kadang perusahaan butuh pendapat konsultan. Perusahaan biasanya sudah memiliki perspektif sendiri untuk memecahkan masalah yang dihadapi, namun membutuhkan pendapat eksternal sebelum mengambil keputusan. Seringkali hanya untuk memastikan kalau langkah yang akan mereka ambil sudah benar. Mengapa? Karena konsultan dianggap sebagai orang yang sudah sering bekerja dengan berbagai perusahaan berbeda. Konsultan bisa jadi pernah menjumpai masalah yang sama ketika bekerja dengan perusahaan lain. Dengan pengalaman seperti ini, konsultan dapat memberikan gagasan baru dan inovatif yang mungkin belum terpikirkan sebelumnya oleh perusahaan.

  2. Perusahaan perlu tenaga ekstra.
    Kadang-kadang perusahaan punya proyek penting, tapi tidak memiliki sumber daya manusia yang mumpuni dan fokus pada permasalahan di proyek. Namun mempekerjakan karyawan baru untuk proyek yang hanya sesekali dalam kurun waktu tertentu dapat memberatkan anggaran perusahaan. Dalam kasus seperti ini, konsultan pada dasarnya akan berfungsi sebagai karyawan sementara yang sangat terampil.
  3. Perusahaan perlu keahlian khusus.
    Dengan menyewa jasa perusahaan konsultansi, perusahaan mendapatkan akses ke keahlian khusus, sekelompok profesional yang memiliki keterampilan dan sangat terspesialisasi, yang mungkin tidak tersedia di perusahaan itu sendiri. Biaya sewanya bisa jadi mahal, namun perusahaan mungkin tidak punya cukup pekerjaan untuk membuat karyawan sibuk sepanjang tahun. Berkat konsultan, perusahaan dapat membawa keterampilan konsultan sesuai permintaan saat mereka membutuhkannya.
  4. Perusahaan ingin berada di zona aman.
    Ingat karakter yang diperankan George Clooney dalam film Up in the Air? Clooney memerankan konsultan yang berkeliling Amerika untuk memutuskan hubungan kerja karyawan dengan perusahaan yang menjadi kliennya. Hal-hal seperti PHK sensitif, sehingga perusahaan perlu mengambil keputusan tanpa belitan emosi. Begitu pula ketika mengerjakan proyek-proyek yang kontroversial, jasa konsultan seringkali diperlukan untuk menghindari tekanan politis, misalnya.

 

Mentoring

pengertian mentoring pdf

Mentoring bisa dilakukan atas inistiatif perusahaan, maupun individu (karyawan). Ada manajemen perusahaan yang rutin memasangkan karyawan senior tertentu di perusahaan dengan karyawan yang lebih junior untuk memberikan bimbingan karir. Ada juga karyawan yang dengan kesadaran sendiri meminta ijin dan kesediaan seniornya untuk mengajarkan pengetahuan dan pengalamannya di bidang tertentu.

Mengapa karyawan perlu mentor?

  1. Mentor yang baik akan membantu karyawan mencapai target yang terukur. Tanpa itu, karyawan akan cenderung stagnan atau bahkan mengalami kemunduran.
  2. Mentor yang baik tidak akan membuat karyawan puas dan berpuas diri. Mentor hebat selalu memberikan tantangan bagi karyawan bimbingannya. Ini perlu agar karyawan terus bergerak maju dan mencapai kesuksesan baru.
  3. Mentor yang baik akan membagi pengalaman pribadinya yang menginspirasi dan memotivasi karyawan bimbingannya. Karyawan juga dapat menggunakan pengalaman sang mentor agar terhindar dari kesalahan yang pernah dibuat di masa lalu.

Yang mana yang paling dibutuhkan karyawan? Tentu saja ketiganya diperlukan oleh karyawan, untuk membantu meningkatkan kinerja serta karier mereka. Sebuah perusahaan yang baik tentu akan mengusahakan yang terbaik demi kebaikan seluruh karyawannya.

Tentu saja, yang mana yang harus menjadi prioritas, semuanya tergantung kebutuhan perusahaan. Yang perlu diperhatikan adalah memilih provider coaching, consulting, dan mentoring yang bonafid dan dapat dipercaya.

Salah satu provider coaching, consulting, dan mentoring yang dapat diandalkan oleh perusahaan Anda adalah Presenta Edu. Dengan materi pelatihan coaching dan mentoring yang mudah dipahami dan applicable, karyawan Anda akan mendapatkan ilmu yang diperlukan untuk meningkatkan karier mereka, juga memberikan keuntungan untuk perusahaan.

[/et_pb_text][/et_pb_column][/et_pb_row][/et_pb_section]

71 thoughts on “Apa yang Membedakan antara Coaching, Consulting, dan Mentoring?”

  1. Pingback: Training of Trainers, Rahasia Sukses Perusahaan Anda - Training Provider Jakarta Indonesia - PT. Presenta Edukreasi Nusantara

  2. Coaching bisa dilakukan oleh siapa saja yang memiliki kemampuan dibidangnya, sedangkan konsulting biasanya dilakukan oleh seoarang yang expert dibidang tertentu dan dapat menyelesaikan masalah yang sedang dihadapi seseorang atau sebuah perusahaan. Sedagkan mentoring dapat dilakukana atas inisiatif persla atau institusi. Tujuan ketiganya untuk mencapai hasil yang lebih baik di masa yang akan datang

    1. Laurentius Tri Is j

      Arti Coaching: Kemitraan dengan individu dalam proses yang menggugah pikiran dan kreatif yang menginspirasi mereka untuk memaksimalkan potensi pribadi dan profesional mereka.
      Arti Mentoring: Proses peningkatan kemampuan hard skill dan soft skill oleh mereka yang telah berpengalaman di bidangnya bagi mereka yang membutuhkan bimbingan tersebut.

  3. Banyak hal yang didapatkan terkait teknik bermanfaat yang berpotensi mengarahkan saya menjadi fasilitator yang sesuai dengan harapan

  4. Dodik Eko Yulianto, M.Pd

    Mentor yang baik akan membantu karyawan mencapai target yang terukur. Tanpa itu, karyawan akan cenderung stagnan atau bahkan mengalami kemunduran.
    Mentor yang baik tidak akan membuat karyawan puas dan berpuas diri. Mentor hebat selalu memberikan tantangan bagi karyawan bimbingannya. Ini perlu agar karyawan terus bergerak maju dan mencapai kesuksesan baru.
    Mentor yang baik akan membagi pengalaman pribadinya yang menginspirasi dan memotivasi karyawan bimbingannya. Karyawan juga dapat menggunakan pengalaman sang mentor agar terhindar dari kesalahan yang pernah dibuat di masa lalu

  5. Tongam Tampubolon

    Terimakasih atas informasinya menjadi lebih tau tentang perbadaan dari Choaching, mentoring, Consulting

  6. Perbedaan antara Coaching dengan Consulting dan Mentoring

    Coaching
    Seorang Coach adalah fasilitator, bukan guru, coach juga seorang motivator yang mendukung tujuan klien. Seorang coach percaya bahwa solusi ada pada setiap orang, jadi seorang coach tidak akan memberikan solusi tertentu tapi mengajukan pertanyaan-pertanyaan untuk menggali sehingga seseorang (coachee) bisa menemukan sendiri solusinya. Coach menjadi cermin, membantu dan memberi saran kepada klien untuk melakukan pekerjaan yang dibutuhkan dan menyelesaikan proyek-proyek
    Biasanya coaching berbasis hubungan one-on-one di mana coach membantu karyawan untuk fokus dan mencapai tujuannya lebih cepat dari pada karyawan berusaha sendiri. Coach biasanya membantu karyawan dengan menyediakan tools dan hal-hal yang dapat memotivasi dan membantu pencapaian. Ada beberapa kondisi dimana perusahaan mmebutuhkan sebuah coaching diantaranya apabila kinerja karyawan menurun, ada karyawan baru atau karyawan yang mendapatkan promosi jabatan. Menggali dan mengembangkan potensi karyawan agar masa depan mereka menjadi lebih baik. Ketika perusahaan menggunakan teknologi baru, ada tugas atau projek penting diluar tupoksi, maka coaching penting dilakukan untuk memastikan setiap anggota tim mampu mengerjakan tugas dan proyek selesai tepat waktu dengan hasil yang maksimal.

    Consulting
    Dalam konsep Consulting pihak yang memberikan masukan/solusi expert-nya adalah konsultan yang disewa jasanya untuk mendampingi perusahaan. Kehadiran mereka dianggap untuk memecahkan suatu masalah tertentu, dalam waktu singkat atau membantu menyelesaikan masalah dalam jangka waktu yang lebih panjang. Selain berdasarkan fakta yang ditemukan (fact-finding) dan penilaian (assessment); memberikan konsep, solusi dan saran membantu meningkatkan produktivitas dan efektivitas perusahaan.

    Mentoring
    Metode pengembangan diri dimana seseorang akan mengajarkan berbagai tips trik, pengalaman, metode dan cara-cara sukses sesuai dengan pengalamannya. Seorang Mentor adalah orang yang sukses dibidangnya sehingga akan mentransferkan ilmunya kepada kliennya. Mentoring bisa dilakukan atas inistiatif perusahaan, maupun individu (karyawan).

  7. Dalam mentoring terdapat evaluasi, sehingga peserta bisa meningkatkan kemampuan mereka dan belajar dari kesalahan yang telah lalu. Sementara coaching, manfaatnya adalah untuk membantu Anda berpikir kreatif dalam mengembangkan ide untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan

  8. Pcoaching : memfasilitasi perubahan perilaku dan mengoptimalkan potensi coachee -mentoring : pendampingan kepada seseorang dimana sebleumnya memiliki keterbatasan wawasan, sedangkan -consulting : proses pemberian bantuan untuk menyelesaikan masalah yang sedang dihadapi

  9. CIREM R TARIGAN

    Perbedaan antara Coaching dengan Consulting dan Mentoring adalah Jika prosesnya menyiapkan sesorang ke tempat yang baru dengan menjalankan ide ide demi memenuhi Goal baru dari satu masa ke satu masa itu dinamakan Choacing sedangkan Jika Hanya menuntaskan satu masalah khusus yang berkaitan dengan emosional yang tidak stabil dengan menggunakan metode,model tetentu itu dinamakan Consulting dan Mentoring adalah proses pembimbingan pribadi ke sesorang dari yang tidak tahu menjadi tahu dan prosese nya lama.

  10. Ade Fatmawati

    Coaching,consulting ,mentoring , berfungsi membantu seseorang dalam menyelesaikan permasalan dengan teknik yang disesuaikan dengan masalahnya ,sehingga menemukan solusi terbaik , mencapao goal yang diharapkan

  11. Iftikhatun Afifah, S.Kep.

    Coaching sangat diperlukan dalam berbagai bidang karena dengan coaching seseorang mampu mengetahui potensi dirinya yang selama ini tidak ia sadari sehingga mampu mencapai tujuan sesuai dengan kemampuan.

  12. coaching adalah mengajak dan memberi saran
    counsulting adalam memberikan petunju menilai menyalahkan dan membenarkan
    monitoring melakukan penilaian

  13. Coaching adalah memberikan pendampingan untuk mencapai target, serta membantu mengatasi masalah-masalah perilaku yang mereka hadapi.
    consulting adalah konsultan yang disewa jasanya untuk mendampingi perusahaan dan memberikan bantuan untuk menyelesaikan masalah yang sedang dihadapi
    Mentoring adalah kegiatan menuntun , memberikan tips dan saran kepada orang lain sehingga bisa mempelancar dan mempercepat proses kegiatan dan untuk menghindari kesalahan yang biasa terjadi.

  14. Perbedaan didalam istilah istilah di perusahaan dan memungkinkan untuk diketahui seharusnya perlu kita ketahui dari awal untuk menunjang karier kerja dan berkelanjutan, jenjang jelas membuat kerja keras dan semangat penuh pengabdian.

  15. perbedaan antara Coaching, Consulting dan Mentoring adalah
    Coaching dapat membantu seorang karyawan menjadi seorang pemimpin hebat, meningkatkan kemajuan dalam produktifitas serta mendapatkan keterampilan dan wawasan baru seputar dunia kerja. coaching juga berfungsi sebagai sasaran pendampingan untuk mencapai target serta membantu karyawan mengatasi permasalahan yang mereka hadapi.
    Consulting, memberikan jasa keah;lian untuk membantu perusahaan memecahkan masalah-masalah atau mencapai target tertentu. Consulting yang ahli dibidannya, biasanya orang yang ahli dibidangnya yang dipanggil untuk memberikan solusi atau pendapat profesional.sangat berbeda dengan coaching dimana solusi diharapkan muncul dari karyawan sendiri dengan bantuan seorang coach.
    Mentoring, kegiatan ini lebih merujuk pada proses dimana seorang mengambil pelajaran, pengetahuan atau pengalaman, tujuannya agar karyawan dapat membuka pintu bagi peluang-peluang yang lebih baik untuk karirnya.

  16. Esron Simangunsong

    Tu;isan ini dapat membantu pemahan saya tentang Nentor dan Coaching.Hal ini biasa di lakukan di Perusahaan untuk mengcoaching dan mementor Karyawan.

  17. Coaching bertujuan untuk membuat seseorang berguna bagi dirinya sendiri, orang tua atau keluarga dan orang lain supaya memiliki manfaat.
    konsulting adalah membantu institusi supaya maju dengan ikut membantu memecahkan masalah dan bagian dari masalah untuk bersama sama mencari sulosinya.

  18. perbedaan Coaching, cosultan dan mentoring bertujuan memahamkan fasilitator ketika nanti berada di masyarakat, apa peran yang harus dia lakukan dengan adanya permasalahan. coaching membantu seseorang yang awalnya tidak memiliki kemampuan dan menurun agar memiliki pendayagunaan , sedangkan konsulting membantu mengatasi permasalahan yang ada. mentoring lebih pada bagaimana mengambil pelajaran dan pengetahuan

  19. Coaching adalah usaha untuk membantu seseorang yang kinerjanya menurun dengan harapan orang tersebut mampu menemukan solusi atas masalahnya tersebut.
    Konsulting adalah suatu usaha untuk memberikan solusi kepada seseorang dengan memberikan dan menemukan pemecahan dari masalah yang dihadapi orang tersebut
    Mentoring adalah suatu Metode pengembangan diri dimana seseorang akan mengajarkan berbagai tips trik, pengalaman, metode dan cara-cara sukses sesuai dengan pengalamannya. Seorang Mentor adalah orang yang sukses dibidangnya sehingga akan mentransferkan ilmunya kepada kliennya. Mentoring bisa dilakukan atas inistiatif perusahaan, maupun individu (karyawan).

  20. Dalam dunia pendidikan, coaching, mentoring dan consulting dapat dierapkan dalam situasi yang berbeda. Namun peran coaching dirasakan paling cocok dilakukan dalam usaha untuk meningkatkan kompetensi guru di sekolah

  21. Uying Hapid Alatas

    Sangat bagus dan interaktif penjelasan tadi shingga bisa diterapakan nanti pada saat dilapangan ketika membimbing di program Fsp angkatan ke 3 Tahun 2023

  22. Maria Venentia Mayela, M.Pd

    Terima kasih untuk materi yang disampaikan. Coaching , Consulting, dan Monitoring diperlukan untuk kemajuaan organisasi. Ketigana dapat dilakukan sesuai dengan kebutuhan .

  23. Terimakasih Informasi yang sangat menarik dan bermanfaat sebagai bekal dalam mendampingi CGP apabila lulus dan untuk pengembangan diri sendiri serta berbagi dikomunitas belajar kami

  24. LINAWATI ANDRIYANI

    Terimakasih untuk ilmu dan Informasi hari ini, sangat menarik dan bermanfaat bagi saya. Akan menjadi bekal saya dalam mendampingi CGP nantinya. hal ini juga akan menjadi bagian dari pengembangan diri saya sendiri dan lingkungan saya tentunya

  25. Chouching hanya menggali dengan pertanyan pemantik, tik harus berpengallaman, Mentoring lebih berpengalaman agar bisa membagikan pengetahuan kepada mentee, dan konslting punya keahlian di bidangnya sehingga mampu memberikan konsep, solusi dan saran membantu perusahaan

  26. Terima kasih atas ilmu dan informasi nya saya yang menambah pengetahuan saya tentang materi coaching,mentoring dll.

  27. Sumiati H Bakari.S.Pd.MM

    Perbedaan Coaching dengan Consultan ,danmentoring adalah
    * Coachihng dapat membantu seorang karyawan menjadi seorang pemimpin hebat, meningkatkan kinerja dan produktivitas, serta mendapatkan keterampilan dan wawasan baru seputar dunia kerja. Coaching juga berfungsi menjadi sarana pendampingan untuk mencapai target, serta membantu karyawan mengatasi masalah-masalah perilaku yang mereka hadapi.
    * Consultan adalah memberikan jasa keahlian untuk membantu perusahaan memecahkan masalah atau mencapai target tertentu. Biasanya ada orang yang ahli di bidangnya yang dipanggil untuk memberikan solusi atau pendapat professional atau hal teknis. Sangat berbeda dengan coaching di mana solusi diharapkan muncul dari karyawan sendiri, dengan bantuan seorang coach.
    *Mentoring bisa dilakukan atas inistiatif perusahaan, maupun individu (karyawan). Ada manajemen perusahaan yang rutin memasangkan karyawan senior tertentu di perusahaan dengan karyawan yang lebih junior untuk memberikan bimbingan karir. Ada juga karyawan yang dengan kesadaran sendiri meminta ijin dan kesediaan seniornya untuk mengajarkan pengetahuan dan pengalamannya di bidang tertentu.

  28. Coaching lebih berfokus pada keterampilan mengajar untuk mencapai tujuan sambil menawarkan akuntabilitas dan umpan balik. Mentoring melibatkan membangun hubungan untuk membantu individu mencapai tujuan mereka, tetapi tidak memberikan jenis penilaian atau diagnosis apa pun.

    Untuk memilih layanan mana yang tepat untukmu, pertimbangkan kebutuhan dan tujuanmu. Jika kamu membutuhkan dukungan dengan masalah kesehatan mental, konseling mungkin merupakan pilihan terbaik. Jika kamu mencari bantuan dengan penetapan tujuan dan mencapai tujuan, pertimbangkan coaching atau mentoring. Pada akhirnya, penting untuk menemukan penyedia layanan yang kamu rasa nyaman bekerja sama untuk memastikan bahwa kamu mendapatkan hasil maksimal dari pengalaman tersebut.

  29. Coaching adalah sebuah proses dimana seorang individu yg disebut sebagai “coach” membantu individu atau kelompok
    Consulting adalah layanan yg disediakanoleh seorang konsultan kepada klien mereka
    Mentoring adalah hubungan yg terjalin antara seorang individu yg memiliki pengalaman, pengetahuan dan keterampilan tertentu yg lebih senior atau berpengalaman

  30. Coaching, menumbuhkan
    Consulting, orang pakar dalam bidangnya untuk berbagi
    Mentoring, membagi pengetahuan keterampilan serta turun bekerja bersama

  31. Coaching merupakan proses membantu seseorang untuk memahami dan mengatasi masalah.

    Consulting adalah bimbingan yang dilakukan untuk meningkatkan skill pemecahan masalah dan pengambilan keputusan.

    Mentoring adalah upaya untuk membantu individu mempelajari dan meningkatkan kemampuan dalam melaksanakan tugas

  32. Coaching : Coaching adalah membebaskan potensi seseorang untuk memaksimalkan performanya, membantu dan mendampingi coachee atau orang yang di coaching untuk belajar alih-alih mengajari mereka. Consulting : Consulting adalah ketika Anda meminta bantuan seorang ahli (konsultan) untuk memecahkan masalah yang Anda hadapi.

  33. Coaching adalah membebaskan potensi seseorang untuk memaksimalkan ferformanya.
    Consulting adalah ketika anda meminta bantuan seorang ahli (konsultan) untuk memecahkan masalah yang anda hadapi.

  34. Coaching : Coaching adalah membebaskan potensi seseorang untuk memaksimalkan performanya
    Consulting : Consulting adalah ketika Anda meminta bantuan seorang ahli (konsultan) untuk memecahkan masalah yang di hadapi

  35. Perbedaan antara Coaching dengan Consulting dan Mentoring

    Perbedaan antara Coaching dengan Consulting dan Mentoring Perbedaan antara Coaching dengan Consulting dan Mentoring Coaching berfungsi menjadi sarana pendampingan untuk mencapai target, serta membantu karyawan mengatasi masalah-masalah perilaku yang mereka hadapi. manajemen perusahaan yang rutin memasangkan karyawan senior tertentu di perusahaan dengan karyawan yang lebih junior untuk memberikan bimbingan karir. Ada juga karyawan yang dengan kesadaran sendiri meminta ijin dan kesediaan seniornya untuk mengajarkan pengetahuan dan pengalamannya di bidang tertentu.

  36. Herwin Manurung,M.Pd

    Mentoring merupakan kegiatan belajar yang menghadirkan seoarng ahli dalam bidangnya untuk membimbing suatu kelompok dalam rangkaianpeningkatan soft skill maupun hard skill
    Coaching merupakan pendampingan yang dilakukan hanya pada satu individutertentu dengan tujuan individu teresebut dapat belajar banyak dan mendapatkan inspirasi dari coach atau pembimbingnya.
    Counseling merupakan sarana konsultasi antar individu yang memiliki problematika dengan seorang konselor

  37. Hamziah.S.Ruddin,S.Pd

    setelah mencermati artikel mengenai perbedaan antara coaching dgn konsulting dan mentoring maka dapat ditarik kesimpulan bahwa :
    * Coaching : proses meningkatkan kinerja.
    * Consulting : Proses memecahkan masalah.
    * Mentoring : Proses mengambil pengalaman dan pelajaran.

  38. Hamziah.S.Ruddin,S.Pd

    setelah mencermati artikel mengenai perbedaan antara coaching dgn konsulting dan mentoring maka dapat ditarik kesimpulan bahwa :
    * Coaching : proses meningkatkan kinerja.
    * Consulting : Proses memecahkan masalah.
    * Mentoring : Proses mengambil pengalaman dan pelajaran.

  39. perbedaan antara coaching, mentoring, pelatihan, dan konsultasi terletak pada fokusnya, tujuannya, serta jenis hubungan yang terbentuk antara pihak yang memberikan dukungan dan pihak yang menerima dukungan. Setiap pendekatan memiliki peran dan kegunaan yang berbeda dalam membantu individu atau organisasi mencapai tujuan mereka.

  40. Ameli Meliana Sedubun

    Terima kasih atas penjelasannya, dan memang ada cukup jelas perbedaan antara coaching, mentoring, consulting, dan training. Di bidang pendidikan, guru lebih cocok diberi julukan coach, karena perannya adalah menggali potensi yang ada pada peserta didik dengan memberikan pertanyaan – pertanyaan kepada peserta didik untuk menemukan postensi diri peserta didiknya dalam menyelesaikan problem dalam pembelajaran. Guru bukan berperan sebagai problem solver atau pemecah masalah tetapi peserta didik itulah yang dituntun untuk menemukan kodrat yang ada pada dirinya untuk menghadapi kesulitan sekarang ini menuju ke masa depan yang penuh kesuksesan dan kebahagiaan.

  41. Kesimpulan semntara saya adalah:
    >Coaching : Orientasi masa depan
    >Consulting : Penangan masalah yang ada
    >Mentoring : besumber dari pengalaman dan ilmu yang dimiliki

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top