Menetapkan Target Dengan SMART

Menetapkan Target Dengan SMART 2

Kita baru memasuki tahun yang baru. Di awal tahun seperti ini, biasanya yang dilakukan oleh perusahaan adalah membuat target tahunan yang baru. Target tahunan itu bisa jadi target penjualan, target pekerjaan, atau target-target yang lain yang ingin dicapai di tahun 2021 ini.

Dalam dunia kerja, target adalah sesuatu yang sangat penting. Target sama dengan tujuan. Agar target dapat tercapai, maka harus disusun dengan baik dan tepat.

Salah satu cara untuk menyusun target adalah dengan teknik SMART. Teknik seperti apakah itu?

Simak video berikut ini:

Dalam menyusun target, biasanya ada indikator-indikator kunci yang ingin dinilai. Indikator-indikator itu akan membantu kita untuk menunjukkan apakah suatu target atau tujuan sudah tercapai atau belum.

Indikator ini dikenal dengan istilah KPI atau Key Performance Indicator. Itu adalah indikator keberhasilan sesuatu atau seseorang. Jika tercapai, maka bisa dibilang bahwa kinerjanya sudah baik.

Salah satu cara yang paling sering digunakan untuk menyusun KPI tersebut adalah dengan teknik SMART. Ini adalah singkatan dari specific, measurable, attainable, relevant dan time-based.

Bagaimana penerapannya dalam menyusun target tahunan? Mari kita bahas satu per satu.

  • Specific

membuat list untuk target tahun ini_art

Maksudnya, buatlah target yang sespesifik mungkin. Target yang spesifik adalah target yang jelas atau tertentu, bukan target yang membingungkan. Membingungkan di sini bisa karena tidak jelas apa yang akan dituju atau bisa dimaknai dengan hal yang berbeda.

Misalnya, saat menentukan target penjualan dengan menetapkan jumlah nominal yang jelas.

Contoh, pada tahun 2021 mendatang, target penjualan adalah mencapai nilai satu milyar rupiah. Ini adalah target yang spesifik dan lebih jelas dibandingkan jika menentukan target penjualan yang meningkat dibandingkan penjualan tahun lalu.

Dengan menetapkan target yang spesifik seperti itu, maka akan lebih mudah untuk menentukan langkah-langkah yang akan dilakukan untuk mencapainya.

  • Measurable

mengukur keberhasilan target_art

Itu artinya, target yang ingin dicapai adalah sesuatu yang bisa diukur. Ada kriteria yang menentukan ukurannya dan ada alat ukurnya.

Kriteria yang bisa menentukan ukuran itu bisa terkait dengan jumlah, perbedaan pertumbuhan dibandingkan tahun sebelumnya, atau berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengerjakan sesuatu.

Untuk contoh target penjualan seperti yang di atas, kriteria yang digunakan terkait dengan jumlah, yaitu penjualan yang mencapai satu milyar rupiah.

  • Attainable

cara agar target tercapai_art

Target yang attainable berarti target itu adalah harus sesuatu yang memang mungkin untuk dicapai.

Ketika kita membuat target, rasanya memang ingin untuk membuat target yang menantang, yang membutuhkan usaha sangat keras untuk mencapainya. Hal ini sangat berhubungan dengan motivasi. Jika ada tantangan, maka seseorang akan merasa lebih termotivasi.

Tapi, tantangan juga harus terukur, berdasarkan data dan fakta. Tantangan tersebut haruslah sesuatu yang mungkin untuk dicapai. Walaupun tantangan bisa meningkatkan motivasi, namun kalau tantangan itu dirasakan sebagai sesuatu yang mustahil untuk dicapai, justru bisa menyebabkan seseorang terdemotivasi.

Jadi, ketika membuat target, walaupun harus menantang, tetap harus sesuatu yang mungkin untuk dicapai.

  • Relevant

hal yang perlu diperhatikan ketika membuat target_art

Target yang relevan adalah target yang memang sesuai dengan situasi atau pekerjaan kita. Misalnya, perusahaan menargetkan penjualan sebesar satu milyar rupiah. Target itu adalah target yang relevan jika selama ini pasar dan kondisi memang mendukung.

Target tersebut akan terasa menjadi tidak relevan, misalnya di tahun-tahun sebelumnya penjualan tidak pernah mencapai 200 juta rupiah. Jika tiba-tiba ditargetkan untuk mencapai satu milyar rupiah, tentu target tersebut dirasa menjadi kurang relevan.

Sedangkan target yang berhubungan dengan pekerjaan, contohnya jika orang yang bekerja di bidang marketing memiliki target yang berhubungan dengan penjualan. Akan menjadi tidak relevan jika orang marketing diberi target yang berhubungan dengan pertumbuhan di bidang sumber daya manusia.

  • Time-based

pengaruh waktu terhadap target hidup_art

Artinya, target harus punya batasan waktu. Misalnya, kapan target akan dimulai dan sampai kapan selesainya. Bisa juga contohnya berapa hasil yang akan dicapai untuk periode waktu tertentu, dan seterusnya.

Itulah sebabnya, hamper semua perusahaan membuat targetnya di awal tahun, sehingga lebih mudah untuk menentukan periodenya.

Itulah panduan menyusun target dengan teknik SMART.

Selain hal-hal tersebut di atas, ketika menyusun target, pastikan juga bahwa target itu memiliki KPI yang jelas. Kemudian, fokuslah pada target-target utama, yang memang akan membawa perusahan besar dalam bisnis.

Maksudnya, disarankan untuk tidak menumpuk banyak target. Menumpuk target sama artinya dengan tidak memiliki prioritas. Hal itu akan mengganggu fokus kita pada saat bekerja untuk mencapainya.



Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top