Kenapa seorang atasan menerima gaji yang lebih besar daripada anak buahnya? Walaupun kadang-kadang seorang atasan tidak terlalu banyak pekerjaan dibandingkan anak buah, tapi dia memiliki tanggung jawab yang lebih besar dibandingkan anak buah atau anggota timnya.

Salah satu tanggung jawab seorang atasan adalah memotivasi anak buahnya. Ini adalah tugas yang tidak mudah. Seorang atasan diberikan beban tugas atau target tertentu dari perusahaan. Beban tersebut harus bisa dibagikan kepada semua anak buahnya, agar target dapat tercapai.

Nah, membagikan beban target tersebut harus dilakukan dengan cara yang tepat, tidak hanya memberikan perintah kepada anak buah. Seorang atasan yang otoriter, yang hanya bisa memberikan perintah dan sanksi, bukanlah seorang atasan yang baik.

Seseorang akan dapat bekerja dengan maksimal saat dia bekerja dengan penuh motivasi, dengan hati yang tulus, atau dengan rasa cinta terhadap pekerjaannya. Inilah yang harus ditumbuhkan oleh para atasan. Sebagai atasan, Anda harus bisa memberikan motivasi kepada anak buah, agar mereka dapat bekerja dengan maksimal, sehingga juga memberikan hasil yang maksimal.

Apa yang harus dilakukan?

Ada 10 cara yang bisa Anda lakukan untuk dapat memberikan motivasi kepada anak buah Anda, yaitu:

1. Mau mendengarkan dan menghargai anak buah

  Mendengarkan dan menghargai Anak buah

Setiap orang ingin didengarkan, termasuk anak buah Anda. Mungkin saja anak buah Anda punya ide atau saran demi kemajuan perusahaan. Jadi, sebaiknya luangkan waktu untuk mendengarkan anak buah Anda.

Kesediaan mendengarkan anak buah menunjukkan bahwa Anda adalah seorang atasan yang bijaksana. Dengan begitu, maka anak buah tidak akan segan untuk berbicara dengan Anda, ketika memang ada hal yang harus dibicarakan.

Jika anak buah Anda memberikan ide atau saran yang ternyata dapat memajukan perusahaan atau divisi, maka berikan penghargaan yang pantas.

2. Memperhatikan anak buah

Perhatian Anda kepada anak buah adalah salah satu bentuk komunikasi yang dapat menumbuhkan hubungan yang lebih baik antara Anda dengan anak buah. Perhatian yang paling sederhana adalah dengan menyapa nama mereka saat berpapasan atau bertemu.

Perhatian itu bisa Anda tunjukkan dengan menanyakan kepada mereka apakah ada kesulitan atau hambatan yang mereka hadapi saat bekerja. Jika ya, maka Anda dapat segera membantu memberikan solusi.

Atau, Anda dapat menunjukkan kepedulian terhadap mereka. Ketika ada anak buah yang sakit, maka Anda dapat datang menjenguknya. Sesekali Anda juga dapat mengajak anak buah untuk hang-out atau makan bersama, bahkan juga dengan keluarganya. Tidak perlu di tempat yang mahal. Di warung bakso pinggir jalan juga bisa.

Membina hubungan sosial seperti ini, ternyata dapat memberikan pengaruh yang positif kepada karyawan. Hal ini akan berpengaruh kepada motivasi kerja anak buah di kantor.

3. Memberikan kesempatan berkarier kepada anak buah

Setiap orang tentu ingin agar kualitas hidupnya semakin membaik. Jadi, anak buah akan semakin termotivasi untuk bekerja dengan baik, saat mereka mengetahui bahwa hal itu akan memberikan sesuatu yang lebih baik kepada kerier mereka.

Anda dapat melakukan atau memberikan penilaian yang efektif secara berkala terhadap kinerja anak buah. Jadi, Anda bisa mengetahui ketika ada anak buah yang sudah saatnya naik jabatan atau justru pindah ke divisi lain, yang lebih pas untuknya.

Motivasi seseorang dalam bekerja akan menjadi lebih baik ketika dia berada di tempat yang tepat.

4. Menganggap karyawan sebagai aset

Seseorang akan bekerja dengan baik ketika dia menyadari bahwa dirinya diakui, atau saat dia merasa bahwa dirinya dibutuhkan.

Sebagai atasan, Anda dapat memberikan penjelasan kepada anak buah mengenai peran mereka dalam perusahaan. Jelaskan bahwa keberadaan mereka dalam tim adalah sesuatu yang penting.

Saat seorang karyawan merasa bahwa dirinya adalah aset penting perusahaan, maka tujuan perusahaan juga akan menjadi tujuannya. Jadi, mereka akan berusaha keras untuk mencapai tujuan tersebut.

5. Tidak membiarkan anak buah bekerja sendiri

memperhatikan pekerjaan karyawan

Sesekali, datanglah ke tempat kerja anak buah untuk melihat atau menengok mereka saat bekerja. Kehadiran seorang atasan saat anak buah bekerja dapat memberikan motivasi tersendiri kepada mereka.

Suatu saat, mungkin ada anak buah yang Anda yang mengalami masalah saat bekerja. Jika Anda menemui anak buah yang sedang mengalami hal itu, maka sebaiknya segera berikan bantuan kepadanya. Hal ini mungkin saja terjadi karena anggota tim Anda itu kurang jelas mengenai sesuatu, atau ada hal yang memang belum diketahuinya.

Merasa diperhatikan oleh atasan adalah motivasi yang baik. Banyak karyawan yang kehilangan motivasi untuk bekerja karena mereka tidak pernah diperhatikan atau dikunjungi oleh atasannya.

6. Jalin kepercayaan antara Anda dan anak buah

Sebuah tim akan bekerja dengan baik ketika masing-masing orang yang ada di dalamnya menaruh kepercayaan satu sama lain. Kepercayaan yang terbaik adalah kepercayaan yang terbentuk dengan mengutamakan kejujuran.

Ketika ada anak buah yang menurut Anda kurang baik daam bekerja, segeralah ajak dia untuk bicara empat mata. Tanyakan kepadanya apakah ada masalah yang sedang dihadapinya atau ada kesulitan yang dialami ketika melakukan pekerjaan.

Ajak juga anak buah untuk tidak ragu-ragu menemui Anda ketika memang ada hal yang harus dibicarakan. Tunjukkan bahwa Anda adalah atasan yang mau mendengarkan.

8. Berwibawa, tapi menyenangkan

Seorang atasan tetap harus berwibawa di depan anak buahnya. Tapi, berwibawa juga bukan berarti bersikap kaku atau gila hormat.

Sikap berwibawa ini bisa ditunjukkan dengan bersikap tegas saat diperlukan dan menjadi teman bagi anak buah di saat yang lain.

Dengan menjadi atasan yang berwibawa, sekaligus yang bisa menjadi teman bagi mereka, maka Anda dapat memberikan dorongan agar mereka bekerja dengan lebih baik.

9. Buat suasana kerja yang menyenangkan

Suasana kerja yang menyenangkan akan membuat seseorang bekerja dengan hati yang gembira. Dengan begitu, maka dia dapat bekerja dengan baik.

Suasana kerja yang menyenangkan ini bisa dari penyusunan ruang kerja yang tepat atau dengan memberikan peraturan kerja yang tidak kaku. Buatlah suasana kerja yang membuat anak buah dapat menikmati pekerjaannya.

Semua hal itu sangat membutuhkan kemampuan komunikasi yang baik dari seorang atasan. Komunikasi yang baik adalah langkah awal bagi seorang atasan untuk bisa memberikan motivasi kerja yang baik untuk anak buahnya.

Kemampuan berkomunikasi adalah sesuatu yang dapat dipelajari. Misalnya, bagaimana cara menegur anak buah tanpa membuatnya sakit hati atau justru merasa down. Jika Anda membutuhkan bantuan mengenai cara berkomunikasi yang efektif dengan anak buah Anda, Anda bisa mendapatkan jawabannya di sini.

Essential Skills for New Manager

Dapatkan Buku Ini GRATIS

Panduan buat manajer baru bagaimana cara mengelola tim dengan baik
DOWNLOAD SEKARANG
  •  
    7
    Shares
  • 7
  •  
  •  
  •