Komunikasi: Kemampuan yang Sering Diabaikan

Komunikasi: Kemampuan yang Sering Diabaikan 2

Pernahkah Anda melihat syarat ‘mampu berkomunikasi dengan baik’ muncul sebagai salah satu syarat dalam sebuah iklan lowongan pekerjaan?

Kalau Anda perhatikan iklan-iklan lowongan pekerjaan yang ada di media, baik media cetak maupun elektronik, hampir semuanya mensyaratkan kemampuan di suatu bidang tertentu. Tentu saja, kemampuan tersebut sesuai dengan bidang pekerjaan yang sedang membuka lowongan. Selain kemampuan yang berhubungan dengan pekerjaan, ada juga syarat lain yang biasanya selalu ada, yaitu mampu bekerja di dalam tim.

Hampir tidak ada yang mencantumkan syarat ‘mampu berkomunikasi dengan baik’ dalam iklan lowongan pekerjaan. Kalaupun ada yang mencantumkan syarat tersebut, biasanya itu adalah lowongan untuk presenter di media elektronik, staf marketing, atau bagian public relations. Hanya mereka yang tugasnya nanti berhubungan dengan orang lain, khususnya orang-orang dari luar perusahaan, yang disyaratkan untuk mampu berkomunikasi.

Apakah karyawan lain tidak perlu memiliki kemampuan berkomunikasi dengan baik?

Semua Karyawan Harus Mampu Berkomunikasi

kemampuan komunikasi karyawan

Ketika suatu instansi memasang iklan lowongan pekerjaan dengan salah satu syaratnya adalah ‘mampu bekerja di dalam tim’, seharusnya disadari pula bahwa hal itu sangat membutuhkan kemampuan berkomunikasi dengan baik. Bagaimana mungkin seseorang bisa bekerja sama dengan anggota tim yang lain, kalau dia tidak memiliki kemampuan berkomunikasi dengan baik?

Di dalam sebuah tim, harus ada interaksi yang baik di antara masing-masing anggota tim. Interaksi yang baik itu hanya bisa terjadi jika ada komunikasi yang baik di antara semua anggota. Coba Anda bayangkan, bagaimana mungkin Anda bisa bekerja sama dengan baik dengan seseorang yang sama sekali tidak pernah berkomunikasi dengan Anda …? Tentu akan sangat sulit.

Jika di dalam perusahaan memerlukan adanya kerja sama yang baik antara semua karyawan, sebetulnya yang paling penting untuk dilakukan adalah memberikan pelatihan atau training komunikasi, khususnya sebelum seseorang bergabung di dalam sebuah tim kerja. Ketika seorang karyawan sudah bisa berkomunikasi dengan baik, maka dia akan dapat bekerja sama dengan baik pula dengan anggota-anggota tim kerja yang lain.

Yang paling penting dalam sebuah training komunikasi adalah melatih bagaimana seseorang untuk bisa menyampaikan pendapat atau pesannya dengan baik. Selain itu juga mampu memahami pesan yang disampaikan oleh orang lain dengan baik. Ketika semua anggota tim sudah bisa melakukannya, barulah sebuah tim dapat bekerja dengan efektif.

Sebuah tim yang ideal adalah ketika semua pesan yang penting bagi seluruh anggota tim dapat tersampaikan dengan baik. Dalam hal ini, tentu saja pemimpin tim (bisa jadi itu adalah manajer atau kepala divisi) adalah orang yang paling dituntut untuk memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik. Tapi, anak buah juga harus mampu untuk berkomunikasi dengan baik.

Jika semua anggota tim mampu saling berkomunikasi dengan baik, maka semua pesan dan instruksi juga dapat disampaikan dan diterima dengan baik. Manajer sebagai kepala tim dapat menyampaikan pesannya dengan baik, sedangkan anak buah dapat menerima dan memahami pesannya dengan baik pula.

Masalah yang sering terjadi di dalam sebuah tim kerja selama ini adalah, manajer tidak mampu menyampaikan pesan atau instruksinya dengan baik. Sementara itu, anak buahnya juga tidak bisa memahami pesan yang disampaikan. Karena ‘takut’ kalau dianggap banyak bertanya, maka anak buah menerima begitu saja pesan atau instruksi yang disampaikan, sesuai dengan pemahamannya masing-masing. Padahal, mungkin saja pemahaman ini tidak tepat atau tidak sesuai dengan yang diinginkan oleh si manajer.

Akibatnya bisa fatal. Hasil kerja anak buah tidak memuaskan hati manajernya. Tapi, anak buah juga tidak mau disalahkan begitu saja, karena mereka merasa sudah melaksanakan instruksi dari si manajer.

Komunkasi yang Baik: Saya Oke, Kamu Oke

teknik komunikasi yang benar

Tentu Anda tidak mau kan hal seperti itu terjadi di dalam tim kerja Anda. Untuk menghindarinya, maka sebaiknya Anda mengusulkan untuk mengadakan pelatihan atau training komunikasi di perusahaan, atau setidaknya bagi tim yang Anda pimpin.

Jika Anda dan semua karyawan memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik, maka masing-masing dapat:

1. Memastikan bahwa semua pesan bisa tersampaikan dengan baik

Ketika seseorang di dalam tim harus menyampaikan suatu pesan atau instruksi, maka dia dapat menyampaikannya dengan cara yang tepat.

2. Anggota tim dapat memahami pesan yang disampaikan

Karena sudah mengetahui cara yang tepat untuk menyampaikan sesuatu, maka pesan atau instruksi ini bisa diterima dengan baik oleh para anggota tim yang lain. Kalaupun ada anggota tim yang merasa belum jelas dengan pesan atau instruksi yang disampaikan, mereka juga mengetahui cara yang tepat untuk bertanya. Mereka tidak akan ragu-ragu untuk menanyakan sesuatu yang tidak atau belum mereka pahami dengan baik. Dengan demikian, tidak ada lagi hal yang dipahami secara berbeda oleh pemberi dan penerima pesan.

3. Anak buah lebih berani memberikan masukan

Sebuah tim yang solid adalah ketika masing-masing anggota tim bertanggung jawab terhadap kebaikan tim. Itu artinya, ketika ada yang merasa perlu untuk memberi masukan yang membangun, mereka tidak akan ragu-ragu untuk melakukannya.

Kemampuan berkomunikasi dapat membuat seluruh anggota tim menjadi percaya diri ketika mereka merasa memiliki sesuatu yang baik untuk disampaikan kepada anggota tim yang lain, termasuk kepada manajer atau atasannya. Atau saat manajer memberikan arahan, anak buah juga tidak ragu-ragu untuk memberi tanggapan dengan baik.

4. Tidak perlu ada yang marah

Saat ada sesuatu yang dianggap tidak sesuai dengan keinginan atau harapan seluruh anggota tim, masing-masing dapat memberikan pendapatnya dengan baik. Ketika seseorang mampu berkomunikasi dengan baik, maka dia akan mencari cara yang tepat untuk menyampaikan unek-uneknya. Tentu saja agar semuanya bisa disampaikan dan tidak menyakiti anggota tim yang lain.

5. Berani tampil di depan umum

Kemampuan berkomunikasi secara tidak langsung akan meningkatkan kepercayaan diri seseorang. Dengan begitu, semua anggota tim memiliki keberanian untuk menyampaikan sesuatu di depan umum. Jadi, ketika mereka harus menyampaikan presentasi atau memimpin rapat, mereka dapat melakukannya dengan baik.

Dengan memberikan pelatihan atau training komunikasi, dengan sendirinya perusahaan sudah melakukan satu langkah maju untuk meningkatkan potensi karyawannya.

Memang, tidak mudah untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi seseorang. Tapi bukan tidak mungkin, karena setiap orang dilahirkan untuk bisa berkomunikasi satu sama lain.

Ada beberapa lembaga pelatihan yang memberikan pelatihan atau training komunikasi untuk karyawan perusahaan. Anda dapat memilih salah satunya. Tentunya yang paling sesuai dengan kebutuhan instansi atau perusahaan tempat Anda bekerja.

buku presentasi memukau

Ingin memperdalam pengetahuan Anda tentang presentasi?

Dapatkan buku Presentasi Memukau yang membahas bagaimana mempersiapkan, mendesain dan membawakan presentasi yang luar biasa.

216 halaman - PDF format - Gratis

Apa saja keterampilan utama yang perlu dikuasai seorang manajer baru?

Dapatkan buku Essential Skills for New Manager - Seri 1 yang membahas bagaimana 4 skill utama dalam mengelola tim dengan baik.

131 halaman - PDF format - Gratis untuk Anda




2 thoughts on “Komunikasi: Kemampuan yang Sering Diabaikan”

  1. Pelatihan atau training komunikasi memang diperlukan untuk karyawan sebuah perusahaan untuk meningkatkan interaksi antar sesama.Dengan adanya komunikasi yg baik kerja sama antar tim bisa terjalin dgn baik.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top