Orang bijak pernah berkata, yang terpenting bukanlah apa yang kita katakan, melainkan bagaimana kita menyampaikannya. Kata-kata atau isi pesan boleh sama, namun cara kita mengatakannya bisa saja dipahami orang lain berbeda dari apa yang kita maksud.

Piawai dalam berkomunikasi adalah modal penting kepemimpinan seseorang. Saat Anda menjadi pemimpin di perusahaan dan tahu bagaimana cara menyampaikan sesuatu atau mengomunikasikan pekerjaan kepada karyawan, itu adalah kunci sukses Anda. Kemampuan berkomunikasi dengan baik dan efektif juga akan membedakan mana pemimpin yang bagus dan mana yang payah.

Komunikasi efektif dapat diartikan sebagai komunikasi antara dua orang atau lebih di mana pesan yang dimaksud berhasil disampaikan, diterima, dan dipahami. Banyak sekali manfaat yang dapat Anda raih ketika mampu melakukan komunikasi efektif di tempat kerja.

Komunikasi efektif adalah elemen yang tak bisa dipisahkan dari keberhasilan sebuah proyek atau kesuksesan perusahaan. Tak hanya mengurangi dampak konflik, komunikasi efektif adalah juga faktor penting dalam menjalin hubungan baik dengan klien, meningkatkan keuntungan, menjaga keefektifan kerja tim, dan mempertahankan keterlibatan karyawan.

Mari kita kupas satu per satu.

1. Komunikasi efektif mengurangi dampak konflik

cara mengurangi konflik di kantor_art

Bagaimana komunikasi efektif dapat mengurangi dampak konflik antarkaryawan, antara manajer dengan karyawan, atau antara karyawan dengan klien? Dengan mengetahui cara berkomunikasi dengan efektif, Anda sebagai manajer, misalnya, dapat terhindar dari kesalahpahaman dengan tim kerja.

Konflik biasanya memang bermuara pada kesalahpahaman. Bisa juga berasal dari ketidakmampuan kita menerima dan memahami cara orang lain berkomunikasi. Ada juga yang didorong oleh kegagalan kita memanahmi kondisi emosional orang lain atau kebutuhan emosional anggota tim kerja.

Kadang-kadang, pesan kita tertolak atau tidak diterima dengan baik bukan karena sulit dipahami, melainkan karena anggota tim kerja atau rekan kerja kita merasa diabaikan, tidak terpenuhi kebutuhan emosionalnya. Yang terjadi kemudian, apapun yang kita katakan, mental.

Dengan komunikasi efektif, kita bisa belajar mengidentifikasi pola-pola komunikasi dan melakukan sedikit penyesuaian dalam berkomunikasi supaya ‘nyambung’. Kita juga belajar berempati agar dapat mengenali kebutuhan emosional rekan kerja. Lewat pemahaman yang lebih baik, komunikasi bisa berjalan lebih efektif dari dua arah.

Kalau komunikasi sudah enak, lingkungan kerja yang sehat dan tenang pun akan tercipta. Kondisi ini pada akhirnya akan mendorong Anda dan tim bekerja dengan lebih cepat dan profesional.

2. Komunikasi efektif meningkatkan keterlibatan karyawan

Berkomunikasi tak sebatas saling bicara, melainkan lebih dari itu. Berkomunikasi artinya saling terhubung. Di tempat kerja, komunikasi memegang peranan penting dalam menjaga keterlibatan karyawan. Karyawan akan bekerja lebih baik dan terlibat di tempat kerja, serta mampu menyelaraskan diri dengan tujuan perusahaan, jika budaya komunikasi efektif diterapkan di situ.

Jika Anda adalah seorang manajer atau pemimpin perusahaan, belajar berkomunikasi efektif artinya Anda belajar bagaimana memotivasi dan memenuhi apa yang dibutuhkan karyawan dalam bekerja.

Anda kemudian juga akan dapat mengenali bakat-bakat dan keahlian yang dimiliki karyawan. Dorong agar bakat-bakat dan keahlian ini terasah dan termanfaatkan. Buat agar bisa digunakan sejalan dengan tujuan perusahaan. Ini juga akan membuat karyawan Anda merasa berarti dan dihargai.

 

3. Komunikasi efektif menciptakan hubungan dengan klien yang lebih baik

cara komunikasi dengan klien_art

Kalau tempat Anda bekerja adalah tipe perusahaan yang berhadapan langsung dengan klien atau pelanggan, akan jadi masalah kalau Anda tidak memiliki karyawan-karyawan yang tak mampu melakukan komunikasi efektif. Kemampuan berinteraksi dengan klien atau pelanggan dengan baik akan menentukan kepuasan mereka.

Lewat komunikasi efektif, karyawan akan merasa terhubung dengan klien atau pelanggan dan memahami kebutuhan mereka. Klien atau pelanggan akan merasa dimengerti. Tidak ada perasaan yang lebih memuaskan dari itu bagi seorang klien atau pelanggan. Jika pelanggan merasa dipahami, informasi berikutnya dari Anda atau karyawan Anda akan lebih mudah pula mereka terima.

4. Komunikasi efektif akan menghasilkan tim kerja yang lebih produktif dan bertalenta

Tak ada yang lebih penting dalam sebuah tim kerja daripada keterlibatan penuh masing-masing anggotanya. Rasa terlibat ini bisa dibangkitkan lewat komunikasi efektif, antara manajer sebagai motivator dan anggot atim kerja. Keahlian berkomunikasi ini juga akan membantu manajer atau pemimpin perusahaan memupuk produktivitas dan bakat-bakat karyawan.

Tempat kerja dengan budaya komunikasi efektif menjadi tempat yang aman bagi karyawan untuk bebas berkreasi dan mengekspresikan ide-ide mereka. Karyawan akan menjadi lebih berani mengambil tantangan dalam proyek. Dalam pertemuan-pertemuan juga akan terjadi

Mampu berkomunikasi degan efektif sering disebut sebagai soft-skill, namun kenyataannya ini merupakan ‘senjata utama’ kesuksesan perusahaan atau keberhasilan proyek. Komunikasi efektif tak sekadar mampu menyampaikan informasi atau ide dengan akurat dan kata-kata yang ringkas, serta sederhana, namun juga mengerahkan kemampuan berempati dan ketajaman mengenali hal-hal, seperti emosi dan bakat.

Mengingat pentingnya komunikasi efektif di dalam sebuah perusahaan, maka keterampilan ini sebaiknya benar-benar dikuasai oleh para manajer. Para manajer adalah orang yang sering berhubungan dengan karyawan lain, sehingga keterampilan komunikasi menjadi keterampilan yang harus dikuasai.

Untuk membantu Anda, Presenta Edu menyediakan training Komunikasi Efektif. Dipandu oleh trainer berpengalaman dan modul pelatihan yang aplikatif, Anda akan lebih mudah menyerap semua ilmu yang diberikan. (*)

Essential Skills for New Manager

Dapatkan Buku Ini GRATIS

Panduan buat manajer baru bagaimana cara mengelola tim dengan baik
DOWNLOAD SEKARANG