(021) 4016 1717 support@presenta.co.id

Mengambil Keputusan Jenius Lewat Pelatihan Online Creative Thinking & Problem Solving

Creative thinking & problem solving merupakan dua keterampilan yang harus dimiliki seseorang di tempat kerja di setiap tingkatan, mulai dari bawah hingga ke eksekutif.

Mereka yang cakap dalam creative thinking, biasanya juga lebih baik dalam problem solving. Mereka menjadi andalan di posisi manapun di tempat kerja karena dinilai sanggup menangani tantangan kompleks, serta menemukan solusi yang inovatif.

Secara mental, orang-orang yang memiliki keahlian creative thinking & problem solving ini pun lebih percaya diri dan bahagia dengan pekerjaan mereka.

Hampir setiap tempat kerja kini menuntut para eksekutif, maupun manajernya, untuk memperluas potensi creative thinking & problem solving agar dapat mengambil keputusan yang lebih jitu. Pelatihan online creative thinking & problem solving dapat membantu mengembangkan potensi ini.

Tak hanya itu. Pelatihan online creative thinking & problem solving juga memfasilitasi pesertanya untuk dapat lebih memahami berbagai gaya berpikir untuk mendapatkan pandangan baru tentang pemecahan masalah organisasi.

Lewat kelas-kelas pelatihan online creative thinking & problem solving, peserta pun termotivasi untuk memperluas cakrawala kognitif masing-masing.

Sebetulnya, apakah yang dimaksud dengan creative thinking & problem solving?

Creative thinking & problem solving bisa disebut sebagai satu kesatuan yang dapat didefinisikan sebagai cara menggunakan kreativitas untuk mengembangkan ide-ide baru dan solusi untuk masalah.

Dalam kehidupan kerja, hampir setiap hari kita berurusan dengan rintangan dan tantangan sebagai bagian dari rutinitas. Mengatasinya tak selalu mudah. Salah satu cara terbaik yang bisa dilakukan adalah lewat creative thinking & problem solving untuk mendapatkan solusi yang lebih kreatif. 

Kreativitas harus terus menerus dikembangkan melalui pekerjaan, misalnya menelurkan ide-ide kreatif dan inovatif, mengevaluasi solusi-solusi potensial berdasarkan prioritas, memahami seluruh perhatian dan ekspektasi stakeholder, serta mengenali dan mengelola risiko.

Di sinilah creative thinking & problem solving bekerja.

Proses creative thinking & problem solving dilakukan berdasarkan pada pemisahan gaya berpikir divergen dan konvergen, sehingga kita dapat berfokus pada kreasi atau penciptaan pada tahap pertama, lalu mengevaluasinya pada tahap berikutnya.

Creative thinking & problem solving meminta kita untuk memisahkan pemikiran “divergen” dan “konvergen”. Berpikir divergen adalah proses menghasilkan banyak solusi dan kemungkinan potensial, atau dikenal sebagai brainstorming.

Sementara pemikiran konvergen melibatkan evaluasi opsi-opsi itu dan memilih yang paling menjanjikan. Seringkali, orang menggunakan kombinasi keduanya untuk mengembangkan ide atau solusi baru.

Namun hati-hati, menggunakannya secara bersamaan justru dapat menghasilkan keputusan yang tidak seimbang atau bias dan menghambat pembentukan ide.

Pelatihan online creative thinking & problem solving mengajarkan pendekatan untuk mengidentifikasi solusi unik dari suatu masalah melalui proses identifikasi masalah dan perencanaan resolusi. Ini tentu saja melampaui pendekatan konvensional. 

Dalam pelatihan online creative thinking & problem solving, peserta didorong untuk mengembangkan keterampilan ini dengan perbaikan terus-menerus untuk mendorong terbangunnya lingkungan inovasi yang konsisten.

Prinsip-prinsip creative thinking & problem solving

Pelatihan online creative thinking & problem solving akan menekankan kepada pesertanya, bahwa keterampilan ini berprinsip pada empat hal inti, yakni:

1. Berpikir seimbang antara divergen dan konvergen

Kunci kreativitas adalah belajar bagaimana mengidentifikasi dan menyeimbangkan pemikiran divergen dan konvergen (dilakukan secara terpisah), dan mengetahui kapan harus mempraktikkan masing-masing.

2. Pengajuan masalah sebagai pertanyaan

Saat menyusun ulang masalah dan tantangan sebagai pertanyaan terbuka dengan banyak kemungkinan, solusi akan lebih mudah ditemukan.

Mengajukan pertanyaan jenis ini menghasilkan banyak informasi yang kaya, sementara mengajukan pertanyaan tertutup cenderung menghasilkan jawaban singkat, seperti konfirmasi atau ketidaksepakatan.

Pernyataan masalah cenderung menghasilkan tanggapan yang terbatas, atau tidak ada sama sekali.

3. Tidak terburu-buru menilai atau berasumsi terhadap sesuatu

Seperti yang dipelajari Alex Osborn dari karyanya tentang brainstorming, menilai solusi sejak dini cenderung menutup generasi ide. Sebaliknya, ada waktu yang tepat dan perlu untuk menilai ide selama tahap konvergensi.

4. Berfokus pada “ya, dan,” daripada “tidak, tapi.”

Bahasa menjadi penting ketika kita menghasilkan informasi dan ide. “Ya, dan” mendorong orang untuk memperluas pemikiran mereka yang diperlukan selama tahap creative thinking dan problem solving tertentu. 

Sementara menggunakan kata “tetapi” – didahului oleh “ya” atau “tidak” – mengakhiri percakapan, dan sering kali meniadakan apa yang sudah ada sebelumnya.

 

Meningkatkan kecakapan lewat pelatihan online creative thinking & problem solving

Creative thinking & problem solving melibatkan menganalisis suatu masalah, mendefinisikan pendekatan, dan mengimplementasikan solusi. Sama seperti keterampilan lainnya, creative thinking & problem solving membutuhkan pendekatan dan latihan strategis untuk menjadi lebih baik.

Trainer pelatihan online creative thinking & problem solving akan menuntun Anda dalam langkah-langkah untuk meningkatkan keterampilan ini.

 

Langkah-langkah Meningkatkan kecakapan lewat pelatihan online creative thinking & problem solving

1. Menggunakan kerangka kerja strategis

Pelatihan online creative thinking & problem solving akan menekankan pentingnya peserta memiliki kerangka kerja dan menggunakannya, sehingga mereka pelatihan dapat memecahkan masalah dengan pendekatan terstruktur. 

Hal pertama yang dilakukan dalam langkah ini adalah mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya, misalnya pendapat rekan-rekan sekerja, bacaan-bacaan ilmiah, data penelitian, artikel-artikel majalah dan surat kabar, dan sebagainya.

Kemudian, peserta akan dilatih untuk mengidentifikasi hubungan antara informasi yang telah dikumpulkan dengan masalah atau tujuan yang hendak dicapai.

Ketika mengidentifikasi hubungan ini, peserta dapat mengunakan brainstorming kreatif atau pemetaan pikiran untuk mengajukan pertanyaan-pertanyaan, seperti mengapa kegiatan “x” menghasilkan “y” dan seterusnya. 

Dari sini, peserta mulai mengembangkan solusi. Trainer pelatihan online creative thinking & problem solving akan meminta peserta membuat beberapa hipotesis untuk memecahkan masalah.

Peserta kemudian akan diminta untuk memilih solusi terbaik yang dapat diterapkan sepenuhnya, juga menjelaskan bagaimana peserta dapat menerapkannya. 

Yang terakhir adalah evaluasi. Menggunakan solusi yang berbeda-beda akan memberikan hasil yang saling berbeda pula. Menggunakan metode creative thinking & problem solving dengan cara ini dapat mengungkapkan ada banyak solusi untuk suatu masalah.

2. Melatih empati.

Empati adalah kemampuan untuk melihat perspektif orang lain. Empati merupakan elemen kunci dari kecerdasan emosional.

Di tempat kerja, empati memungkinkan Anda memahami sudut pandang rekan kerja, maupun pelanggan. Memiliki kecerdasan emosional yang tinggi adalah modal penting untuk menjadi pemimpin yang hebat.

Empati diperlukan untuk menerapkan solusi yang akan menambah nilai bagi orang lain, juga organisasi. Trainer pelatihan online creative thinking & problem solving akan mengingatkan Anda pentingnya memiliki empati dalam menemukan solusi jitu permasalahan.

Empati akan menolong seorang problem solver untuk melihat segala sesuatunya dengan lebih objektif.

3.  Memiliki hobi

Trainer pelatihan creative thinking & problem solving juga akan mendorong Anda untuk menggeluti hobi. Ternyata hobi ini penting agar Anda menggunakan otak secara berbeda. 

Hobi dapat memacu kreativitas seseorang, termasuk dalam berpikir. Ketika Anda merasa senang karena melakukan sesuatu yang menjadi hobi Anda, pikiran akan lebih rileks, sekaligus terlatih untuk creative thinking

Hobi pun menjadi saluran positif bagi pelepasan stres, sehingga akan sangat berpengaruh dalam aktivitas problem solving

4. Berasumsi dengan lebih santai atau lentur

Ini berhubungan dengan langkah pertama. Semakin banyak Anda melihat sesuatu, semakin mudah otak Anda menunjukkannya kepada Anda.

Pelatihan online creative thinking & problem solving akan memperlihatkan kepada peserta, bahwa detail dan informasi penting itu tidak akan muncul, jika peserta hanya membuat asumsi berdasarkan pengetahuan di masa lalu.

Ini akan menjadi masalah ketika Anda membutuhkan solusi atau inovasi unik. Trainer pelatihan online creative thinking & problem solving akan mendorong Anda untuk selalu mengklarifikasi dan mengonfirmasi asumsi orang lain.

Orang cenderung berubah, sehingga perlu untuk selalui memperbaharui asumsi kita seiring dengan perubahan situasi, kondisi, atau tren.

5. Melatih ketekunan

Salah satu tantangan dalam problem solving adalah ketekunan. Beberapa problem membutuhkan waktu yang lebih lama daripada yang lain untuk dipecahkan. Untuk itu, perlu melatih ketekunan untuk mempertahankan tingkat fokus yang strategis.

Dalam pelatihan online creative thinking & problem solving, peserta akan dibimbing untuk belajar meminimalkan waktu antara pengenalan masalah dengan tindakan yang diambil.

Beberapa tujuan memerlukan tindakan harian yang konsisten yang dilakukan untuk waktu yang lama per harinya. Carilah informasi atau sumber daya dan mencoba berbagai solusi hingga Anda menemukan yang berhasil.

 

Cara Meningkatkan kecakapan lewat pelatihan online creative thinking & problem solving

1. Berkolaborasi

Berkolaborasi adalah cara yang bagus untuk menghasilkan solusi kreatif. Proses kolaborasi merangsang terjadinya creative thinking yang memungkinkan solusi kreatif itu muncul. 

Kolaborasi juga merupakan cara terbaik untuk mengidentifikasi solusi nyata yang mungkin belum pernah dicoba oleh orang lain di organisasi Anda. 

2. Mempertimbangkan pengalaman di masa lalu

Masa lalu kita penuh dengan akumulasi pengalaman dan keterampilan yang dipelajari dengan berbagai cara. Menggunakan riwayat pribadi untuk memberi pemahaman tentang kapan harus bertahan dan kapan harus mengubah fokus.

Hal ini berbeda dengan bersandar pada asumsi masa lalu, seperti yang dijelaskan dalam langkah keempat. Pengalaman masa lalu memberi Anda perspektif unik yang dapat Anda terapkan dengan pemikiran kritis.

Ketika belajar mencari solusi dalam pelatihan online creative thinking & problem solving, trainer akan meminta peserta menanyakan kepada diri sendiri apakah pernah berada dalam situasi yang serupa dengan situasi yang mungkin dialami saat ini di tempat kerja.

Peserta diminta mengingat kembali kembali bagaimana situasi saat itu berakhir dan menentukan apa yang dapat dilakukan untuk mencapai hasil yang serupa atau lebih baik.

3. Menjadi ahli di bidang masing-masing

Semakin terampil dalam suatu bidang pekerjaan, semakin mudah bagi seseorang untuk mengklarifikasi masalah, mengidentifikasi hubungan antara masalah dengan informasi-informasi yang diterima, dan mengembangkan solusi.

Kadang-kadang, kita hanya butuh lebih terampil dalam bidang yang kita tekuni untuk cakap dalam creative thinking & problem solving.

4. Berlatih memecahkan masalah secara kreatif

Tidak ada lagi cara terbaik untuk melatih suatu keterampilan selain langsung mempraktikkannya.

Trainer pelatihan online creative thinking & problem solving akan memberikan banyak contoh masalah yang membutuhkan solusi kreatif, sehingga peserta semakin mudah pula mengasah proses pemecahan masalah.

5. Meminta bantuan

Beruntunglah Anda jika mendapatkan trainer pelatihan online creative thinking & problem solving yang juga pernah menduduki pimpinan atau manajer di perusahaan dengan  bidang yang mirip dengan Anda.

Dengan demikian, dia juga bisa berlaku sebagai mentor pascapelatihan. Mentor seperti ini Anda perlukan untuk belajar memahami pendekatan kreatif orang lain dalam industri apa pun agar dapat menginformasikan pengambilan keputusan Anda sendiri.

Mentor yang baik adalah aset yang tak ternilai bagi karir seseorang. Jangan ragu meminta bantuan kepada mentor-mentor seperti ini, baik di tempat kerja Anda, maupun di luaran. 

Pengalaman pribadi para mentor ini akan memberikan Anda cara berpikir yang mungkin belum pernah Anda pakai sebelumnya. (*)




Submit a Comment

Your email address will not be published.