Mengajar = Menyampaikan Presentasi

Mengajar = Menyampaikan Presentasi 2

Waktu Anda masih sekolah atau kuliah dulu, apakah ada guru atau dosen tertentu yang menurut Anda enak cara mengajarnya? Anda jadi mudah mengerti dengan apa yang diajarkannya. Atau, apakah Anda masih ingat ada guru atau dosen yang cara mengajarnya justru membuat Anda bingung, sehingga Anda harus belajar sendiri atau ikut les?

Menjadi guru atau dosen memang tak ubahnya menjadi seorang presenter. Tugas guru atau dosen adalah menyampaikan materi pelajaran, sama seperti seorang presenter menyampaikan materi presentasinya. Jadi, mengajar sama dengan menyampaikan presentasi.

Sama seperti seorang presenter, ada presenter yang bisa tampil memukau. Tapi, ada juga presenter yang membosankan. Untuk itulah, kalau Anda berprofesi sebagai seorang guru atau dosen, penting bagi Anda untuk mempelajari teknik presentasi memukau. Jadi, Anda bisa tampil layaknya seorang presenter kelas dunia di depan para murid atau para mahasiswa Anda, di depan kelas.

Dengan mengetahui teknik menyampaikan presentasi memukau, Anda akan mengetahui cara-cara yang lebih tepat untuk mengajar. Mengajar dengan cara yang tepat akan membuat materi pelajaran yang Anda sampaikan lebih dimengerti oleh para murid atau mahasiswa. Jika mereka bisa mengerti dengan apa yang Anda sampaikan, maka terpenuhilah salah satu tujuan Anda mengajar.

Hal inilah yang dianggap penting bagi para dosen di Jurusan Teknik Sipil, Universitas Katolik Parahyangan, Bandung. Dengan niat untuk memperbaiki cara mengajar, mereka antusias untuk mengikuti Training Presentasi Memukau Untuk Akademisi: Membuat dan Membawakan Presentasi Efektif Dalam Dunia Akademik bersama Presenta Edu.

Pelatihan tersebut diadakan di kampus Universitas Katolik Parahyangan. Pelatihan ini dihadiri oleh para dosen jurusan teknik sipil, baik yang masih muda maupun yang sudah senior.

Murid atau Mahasiswa Anda Adalah Para Audiens Anda

mahasiswa sebagai audiens

Salah satu kendala yang dihadapi oleh para dosen itu dalam mengajar adalah sikap para mahasiswa. Tidak semua mahasiswa datang ke ruang kuliah dengan semangat untuk mencari ilmu. Ada yang datang dengan ogah-ogahan, datang terlambat, ngantuk dalam kelas, sampai asyik sendiri ketika dosen sedang memberikan materi.

Sementara itu, tanggapan para dosen atas kelakuan para mahasiswa itu juga beragam. Ada yang merasa prihatin, melakukan introspeksi diri, sampai dengan tidak melakukan apa-apa karena mereka terbiasa dengan cara mengajar mereka.

Tapi, bagaimanapun juga, tujuan mengajar harus terpenuhi. Semua mahasiswa, tanpa kecuali, harus mampu menjawab persoalan yang berhubungan dengan materi perkuliahan yang disampaikan.

Pada kesempatan itu diketahui bahwa para dosen tidak ‘mengenal’ para mahasiswanya. Mungkin mereka mengenal namanya, tapi tidak mengerti apa yang diinginkan oleh para mahasiswa itu. Dengan kurang mengenal para mahasiswanya, para dosen menjadi tidak bisa menyesuaikan gaya mengajarnya dengan keinginan para mahasiswanya.

Di sinilah pentingnya teknik presentasi memukau bagi para dosen. Karena para dosen adalah presenternya, maka para mahasiswa adalah para audiensnya. Hal terpenting yang harus diketahui oleh seorang presenter adalah mengenal audiensnya. Jadi, seorang dosen harus ‘mengenal’ para mahasiswanya.

Karena latar belakang para mahasiswa yang bermacam-macam itulah, maka para dosen juga dituntut untuk bisa bersikap proporsional. Dia harus hadir untuk semua mahasiswanya, baik yang pandai maupun yang tidak. Dia harus bisa menyampaikan materi perkuliahan agar dimengerti oleh smua mahasiswanya.

Mendapat Ilmu Baru Dalam Mengajar

Dalam pelatihan di Jurusan Teknik Sipil Unpar tersebut, disampaikan hal-hal dasar untuk menjadi seorang presenter yang memukau para audiens. Trainer memberikan materi mengenai struktur presentasi, cara membuka dan menutup presentasi, bahasa tubuh, sampai cara membuat slide yang baik, yang bisa menarik perhatian para audiens.

Apa yang diberikan oleh trainer dalam pelatihan itu dirasa cukup membuka mata bagi semua dosen yang hadir. Salah seorang dosen senior yang hadir mengatakan, “Selama ini saya cukup nyaman dengan cara saya mengajar. Apalagi saya sudah lebih dari 30 tahun menjadi dosen. Ternyata, ada cara yang lebih tepat untuk menyampaikan materi perkuliahan.”

Sementara seorang dosen muda bertutur, “Selama ini saya kalau masuk ke kelas, langsung memberikan materi perkuliahan. Ternyata hal itu bisa membuat mahasiswa bingung, karena bisa jadi mereka belum connect dengan materi yang saya sampaikan. Dengan ikut pelatihan ini, saya jadi tahu bahwa ada cara yang tepat untuk membuka perkuliahan, agar mahasiswa tertarik untuk menyimak apa yang saya sampaikan sampai selesai.”

Mengajar = Menyampaikan Presentasi 3

Dengan mengikuti pelatihan ini, para dosen tersebut juga dapat belajar untuk menjadi seorang presenter yang baik. Apalagi, beberapa di antara mereka juga sering tampil sebagai narasumber pada seminar-seminar ilmiah yang diadakan, baik oleh pihak kampus maupun dari luar. Pelatihan itu membuat mereka menjadi termotivasi untuk menjadi seorang pembicara yang baik saat menjadi pembicara dalam seminar, agar para audiens yang hadir bisa mengerti apa yang dia sampaikan.

Selama ini, memang masih sangat sedikit para guru atau dosen yang menyadari pentingnya kemampuan berkomunikasi dalam mengajar. Banyak di antara mereka yang merasa bahwa dirinya memiliki ilmu yang cukup untuk diberikan kepada para mahasiswanya. Padahal, tanpa adanya kemampuan komunikasi yang memadai, akan sulit bagi seseorang yang sangat cerdas sekalipun, untuk memberikan ilmunya. Jika sebuah materi tidak disampaikan dengan cara yang tepat, maka mungkin hal itu tidak bisa diterima dengan baik oleh para mahasiswa.

Menjadi dosen yang baik artinya juga harus menjadi seorang presenter yang baik. Agar menjadi dosen yang baik, Anda disarankan untuk mempelajari teknik presentasi yang memukau. Dengan begitu, Anda bisa menyampaikan materi perkuliahan dengan baik. Para mahasiswa Anda akan tertarik untuk mendengarkan kuliah Anda, dari mulai sampai selesai.




Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top