4 Kunci Untuk Membuat Data Visualization yang Oke

cara menampilkan data visualization dengan baik

Data visualization atau visualisasi data adalah salah satu faktor penentu keberhasilan sebuah presentasi. Dengan data visualization yang menarik dan tepat, maka data-data saat melakukan presentasi akan semakin mudah dimengerti dan dipahami oleh audiens.

Jika audiens memahami data-data penting yang disampaikan saat presentasi, maka kemungkinan besar mereka akan melakukan apa yang diharapkan dari presentasi tersebut. Maka, presentasi dapat dikatakan berhasil.

Memang, tidak mudah untuk menyajikan data-data saat presentasi. Data-data tersebut haruslah disampaikan dengan cara yang menarik, agar audiens dapat memahami maknanya. Dalam sebuah presentasi bisnis, data-data yang disampaikan dengan cara yang tepat sangatlah penting.

Cara untuk menyajikan data-data yang tepat, agar mudah dipahami, adalah dengan melakukan data visualization. Dengan visualisasi data, maka audiens akan melihat data-data tersebut dari sudut pandang yang berbeda. Data-data itu juga akan menjadi lebih bermakna.

 

Membuat Visualisasi Data dengan PowerPoint

Membuat data visualization yang menarik sebetulnya tidaklah sulit. Kita bisa menggunakan aplikasi atau perangkat yang dekat dengan kita, yaitu dengan PowerPoint. Hampir semua komputer dilengkapi dengan aplikasi ini.

Dengan menggunakan PowerPoint, kita bisa menyajikan data-data agar lebih menarik dan memukau perhatian audiens.

Visualisasi data yang sederhana dapat berbentuk grafik, chart, atau tabel. Semua itu dapat kita temukan di PowerPoint. Cara menggunakannya pun mudah. Kita tinggal mengintegrasikannya dengan Word atau Excel.

Dengan visualisasi data menggunakan PowerPoint, maka atasan, klien, rekan kerja, anak buah, atau audiens Anda yang lain dapat memahami data-data yang kita sampaikan saat presentasi atau meeting dengan lebih baik.

Untuk yang masih bingung dengan desain untuk melakukan visualisasi data yang pas, bisa mendapatkan inspirasi atau ide dari SlideShare. SlideShare memungkinkan penggunanya untuk mengunggah slide presentasi yang dibuat menggunakan PowerPoint. Kita juga bisa menggunakan template yang disediakan di sana, sesuai dengan kebutuhan.

Lalu, bagaimana cara untuk membuat visualisasi data yang baik dengan menggunakan PowerPoint?

Mungkin kita pernah dibuat bingung dengan banyaknya data penting yang harus disampaikan saat presentasi atau rapat. Kita bingung, data mana saja yang harus disampaikan dan bagaimana cara menyajikannya?

Jika data-data tidak disajikan dengan cara yang tepat, maka data-data itu bisa dianggap sebagai angka belaka, yang tidak dipahami maksudnya oleh audiens kita. Bos kita bisa saja tiak mengetahui kemajuan dari kinerja kita, jika kita tidak mampu untuk menyajikan data-datanya saat melakukan presentasi dengannya.

Saat melakukan presentasi, jika data-data itu tidak ditampilkan dengan cara yang tepat, maka bisa jadi malah akan membuat kita bingung sendiri. Karena tidak bisa menyajikannya dengan baik, maka kita pun tidak akan bisa menyampaikan maksud dari data-data itu dengan tepat.

Dengan memahami cara membuat data visualization yang baik, maka kita dapat mengetahui data-data penting mana saja yang sebaiknya disajikan dan bagaimana cara menyajikannya. Apakah dengan menggunakan grafik, chart atau diagram, atau dalam bentuk tabel. Semua bentuk itu tentu memiliki fungsinya masing-masing.

Dengan memilih bentuk penyajian data yang tepat, maka kita akan lebih mudah saat memroses data-data itu menjadi sebuah materi presentasi yang menarik. Dengan materi presentasi yang menarik, maka presentasi yang kita lakukan juga akan lebih efektif dan efisien.

 

Kunci Untuk Membuat Data Visualization yang Menarik dengan PowerPoint

Berikut adalah kunci alias tips penting untuk membuat data visualization dengan menggunakan PowerPoint, agar data-data kita dapat tersajikan secara menarik:

  1. Tentukan cerita kita

What is your story?

Ini adalah pertanyaan yang sangat penting. Cerita atau story adalah panduan bagi kita untuk melakukan memvisualkan data-data yang kita miliki.

Misalnya, kita adalah seorang manajer marketing dari sebuah bisnis yang digandrungi. Kita ingin membagikan kunci sukses dari strategi marketing yang kita lakukan kepada tim marketing yang baru.

Itulah cerita kita.

Dengan mengetahui ‘cerita’ yang tepat, maka kita dapat menentukan bagaimana cara yang pas untuk menyampaikannnya kepada para audiens kita. Kita juga dapat memilih dan memilah data-data mana saja yang akan disajikan. Yang paling penting, kita juga bisa menentukan bagaimana data-data itu akan disajikan kepada para anggota tim marketing yang baru itu.

 

  1. Data apa saja yang ingin divisualkan

Melakukan data visualization atau visualisasi data adalah seni. Untuk membuat sebuah karya seni, kita tentu membutuhkan banyak hal.

Dalam seni melakukan visualisasi data, maka faktor utama yang paling diperlukan adalah jenis-jenis data yang akan ingin dibagikan. Jika kita sudah mengetahuinya, maka kita akan lebih mudah untuk memulai proses untuk memvisualkannya.

 

  1. Memilih bentuk visualisasi data yang pas

Dengan memilih bentuk visualisasi data yang pas, maka selain data dapat disajikan dengan lebih menarik, pesan yang kita sampaikan juga akan lebih efektif.

Hal yang paling penting untuk visualisasi data yang berhasil adalah menyajikan data-data dalam bentuk yang tepat. Ada data yang lebih tepat jika disajikan dalam bentuk grafik, tapi ada juga yang akan lebih mudah dipahami dan dimenegerti jika disajikan dalam bentuk diagram atau tabel.

Dengan bentuk visualisasi data yang tepat, akan ‘cerita’ kita juga akan lebih mudah untuk disampaikan dan dimengerti maksudnya.

 

  1. Kenali audiens

Kunci keempat ini adalah tips paling penting dalam setiap presentasi. Dengan mengenali audiens kita, maka kita akan lebih mudah untuk mempersiapkan diri. Salah satunya adalah membuat materi untuk disampaikan.

Saat membuat materi itu, termasuk di antaranya adalah bagaimana menyajikan data yang tepat. Setiap orang memang akan lebih mudah memahami data yang disampaikan dalam bentuk visual. Namun, setiap orang tentu memiliki preferensi yang berbeda-beda mengenai bentuk visual yang lebih mudah dipahaminya.

Dengan mengenali audiens, maka ada beberapa hal penting yang dapat membantu kita saat mempersiapkan materi presentasi, termasuk saat melakukan data visualization, yaitu:

  • Apa dampak dari penyajian data-data itu bagi mereka?
  • Apakah subjek presentasi kita familiar bagi mereka?
  • Apakah mereka akan tertarik dengan data-data yang akan kita sampaikan?

Dengan mengetahui jawabannya, maka kita akan lebih mudah untuk menentukan bentuk visual yang tepat untuk data-data kita.

 

Kita tentu pernah mendengar ungkapan ‘a picture can speak a thousand words’. Sebuah gambar bisa jadi lebih bermakna dibandingkan serratus kata-kata. Sama halnya dengan data yang divisualkan. Bentuk visual data yang tepat akan membuatnya lebih bermakna.

Membuat visualisasi data yang menarik membutuhkan latihan dan jam terbang. Kita harus mengetahui ilmuanya.

Karena pentingnya data visualization bagi kemajuan karier seseorang, maka Presenta Academy mengadakan kelas online mengenai visualisasi data ini.

Dengan mengikuti pelatihan data visualization yang kompeten, maka kita bisa mendapatkan ilmu yang dapat membantu kita menyajikan data-data secara lebih menarik dan lebih mudah dimengerti.

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan informasi penting seputar training dan pengembangan diri dari Presenta






Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top