Pengertian Komunikasi Bisnis

Pengertian Komunikasi Bisnis 2

Ada sejumlah pengertian komunikasi bisnis menurut para ahli. Salah satu yang paling sederhana adalah yang disampaikan oleh Katz, yakni komunikasi bisnis sebagai suatu pertukaran gagasan, pesan, dan konsep yang berkaitan dengan pencapaian serangkaian tujuan komersial.

Dari definisi itu kita memahami, bahwa tujuan komunikasi bisnis adalah adalah bertukar informasi. Tentang apa? Apa saja yang ingin atau perlu diketahui sebuah perusahaan atau organisasi.

Manfaat komunikasi bisnis sendiri terutama akan terasa pada peningkatan produktivitas. Dalam hal bagaimana manfaat komunikasi bisnis untuk organisasi atau perusahaan ini bisa tercipta? Salah satunya adalah dari komunikasi bisnis dapat terbangun semangat tim. Di satu sisi, staf atau karyawan senang karena gagasan dan kebutuhan mereka sampai ke jajaran manajer atau pengambil kebijakan. Di sisi lain, manajer atau atasan dapat memberikan instruksi kerja yang jelas. Dengan begitu, tercipta tim dengan semangat yang sama dan bersikap positif terhadap pekerjaan.

Setidaknya ada empat fungsi komunikasi bisnis, yakni fungsi integratif, fungsi persuasif, fungsi informatif, dan fungsi regulatori.

  1. Fungsi integratif adalah fungsi di mana komunikasi bisnis dituntut untuk bisa menciptakan suasana kerja yang kondusif.
  2. Fungsi persuasif adalah ketika komunikasi bisnis menjalankan peran mempengaruhi dan mengubah pola pikir, kepercayaan, dan sikap seseorang agar dapat memenuhi harapan organisasi atau perusahaan.
  3. Fungsi informatif yakni tatkala komunikasi bisnis dipakai untuk menyampaikan pesan terkait bisnis kepada pihak eksternal.
  4. Fungsi regulatori adalah fungsi yang berhubungan dengan pengendalian dan pengaturan perusahaan atau organisasi, sehingga sifatnya lebih internal.

Bentuk komunikasi bisnis ada yang verbal, ada juga yang nonverbal. Contoh komunikasi bisnis berbentuk verbal adalah apapun komunikasi yang dilakukan dengan cara lisan, maupun tulisan, aktif (berbicara dan menulis), maupun pasif (mendengarkan dan menulis). Sedangkan contoh kegiatan komunikasi bisnis berbentuk nonverbal adalah segara aktivitas komunikasi yang disampaikan bukan dengan kata-kata, melainkan simbol-simbol, sandi, warna, ekspresi wajah, dan gerakan tubuh.

Dalam proses komunikasi bisnis, mungkin saja terjadi hambatan. Hambatan komunikasi bisnis bisa terjadi akibat masalah teknis (misalnya karena keterbatasan terbatasnya fasilitas komunikasi atau tak memadainya fasilitas komunikasi), masalah semantik (misalnya karena penggunaan bahasa atau istilah yang kurang dipahami awam), masalah manusiawi (misalnya karena perbedaan persepsi, usia, status emosi, atau iklim psikologis perusahaan/organisasi), dan kultur perusahaan/organisasi yang kurang baik.

Pentingnya komunikasi bisnis menyebabkan penguasaan terhadap hal ini menjadi mutlak oleh para manajer atau atasan. Keterampilan berkomunikasi dalam bisnis tidak hanya cukup dipelajari dari buku komunikasi bisnis, maupun berbagai makalah komunikasi bisnis. Sebaiknya, ambillah secara khusus pelatihan-pelatihan komunikasi bisnis dari lembaga-lembaga yang kompeten. (*)

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan informasi penting seputar training dan pengembangan diri dari Presenta





Scroll to Top