Training Smart Public Speaking -Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Logam dan Mesin (BBSPJILM)
25 – 26 Mei 2026











| Klien | : | Balai Besar Logam dan Mesin |
| Peserta | : | Karyawan Balai Besar Logam dan Mesin |
| Trainer | : | Muhammad Noer |
| Lokasi | : | R. Platinum, Lantai 4, MIDC, Bandung |
Keterampilan Public Speaking untuk Meningkatkan Performa Kerja
Menyampaikan ide yang baik saja belum tentu cukup. Di dunia kerja, kemampuan menyampaikan pesan secara jelas, percaya diri, dan mampu menarik perhatian audiens menjadi salah satu keterampilan yang mendukung efektivitas komunikasi.
Rasa gugup, kesulitan menyusun pesan, hingga kurang percaya diri sering kali membuat ide yang sebenarnya baik tidak tersampaikan secara maksimal. Padahal, kemampuan public speaking menjadi salah satu kompetensi penting untuk mendukung komunikasi, kolaborasi, dan profesionalisme di tempat kerja.
Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Logam dan Mesin (BBSPJILM) bekerja sama dengan PRESENTA menyelenggarakan Training Smart Public Speaking pada 25–26 Mei 2026 di BBSPJILM, Bandung.
Pelatihan yang diikuti oleh 25 peserta ini dirancang untuk membantu peserta mengembangkan kemampuan berbicara di depan umum secara lebih terstruktur, komunikatif, dan percaya diri.
Selama dua hari pelatihan, peserta mengikuti rangkaian pembelajaran yang disusun secara bertahap, mulai dari memahami konsep dasar public speaking, menguasai teknik penyusunan materi, hingga mempraktikkan teknik berbicara di depan audiens melalui berbagai simulasi dan sesi umpan balik.
Pendekatan ini dirancang agar peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya secara langsung dalam konteks pekerjaan.
Hari pertama difokuskan pada pembangunan fondasi kemampuan public speaking. Peserta diajak memahami pentingnya keterampilan berbicara di depan umum dalam mendukung pekerjaan sehari-hari sekaligus mengenali berbagai faktor yang menyebabkan rasa gugup saat tampil di depan audiens.
Selanjutnya, peserta mempelajari cara menyusun materi menggunakan struktur pembuka, isi, dan penutup agar pesan dapat disampaikan secara runtut, jelas, dan mudah dipahami.
Peserta juga berlatih membuka public speaking melalui penjelasan tujuan, storytelling, maupun penggunaan data dan fakta, serta menutup penyampaian dengan ringkasan, call to action, dan kalimat penutup yang berkesan.
Memasuki hari kedua, pembelajaran berfokus pada penyempurnaan teknik penyampaian (delivery). Peserta mempelajari penggunaan komunikasi verbal dan nonverbal yang efektif, kemudian mengikuti berbagai sesi praktik public speaking secara bergantian dengan didampingi trainer.
Setiap peserta memperoleh umpan balik secara langsung sehingga dapat memperbaiki teknik berbicara, meningkatkan rasa percaya diri, dan mengasah kemampuan menyampaikan pesan secara lebih efektif di depan audiens.
Hasil yang Dicapai
Hasil evaluasi menunjukkan dampak yang positif terhadap peningkatan pemahaman peserta. Secara keseluruhan, terjadi peningkatan pengetahuan sebesar 58% setelah mengikuti Training Smart Public Speaking.
Pencapaian ini menunjukkan bahwa metode pembelajaran yang mengombinasikan teori, praktik langsung, simulasi, dan diskusi interaktif mampu membantu peserta memahami konsep public speaking sekaligus meningkatkan keterampilan berbicara dalam konteks pekerjaan.
Selain peningkatan pemahaman, peserta memperoleh pengalaman belajar yang aplikatif melalui berbagai sesi praktik yang dirancang untuk mengasah kemampuan berbicara di depan audiens.
Pendekatan tersebut membantu peserta lebih percaya diri dalam menyampaikan ide, mengelola alur penyampaian, serta menerapkan teknik komunikasi verbal dan nonverbal secara efektif.
Jika Anda memiliki pertanyaan atau ingin menyelenggarakan training buat perusahaan/organisasi Anda, silakan hubungi kami di 021 – 4016 1717 & HP/WA (Putri): 0811 1880 84 atau email di support@presenta.co.id




