(021) 4016 1717 support@presenta.co.id

Manajer vs Leader

Apakah Anda termasuk yang baru ngeh soal perbedaan antara manajer dan leader setelah menonton video di atas? Sebagian orang berpikir bahwa manajer adalah orang yang memiliki jabatan untuk memimpin sebuah unit atau departemen dalam suatu organisasi. Jadi, manajer sama saja dengan leader.

Pada umumnya orang berpikir bahwa seorang manajer bertugas untuk mengelola pekerjaan dan membagi tugas kepada tim atau karyawannya. Manajer juga sering memberikan perintah atau meminta sesuatu kepada bawahannya.

Lalu, apa bedanya dengan leader? Dalam suatu pelatihan, banya peserta yang menilai bahwa leader atau pemimpin adalah orang yang memiliki kemampuan mengayomi dan layak menjadi contoh. Dia juga adalah orang yang pantas untuk menjadi pemimpin karena mampu menunjukkan sikap-sikap yang baik.

Jika melihat dari anggapan banyak orang seperti di atas, sekilas seperti terlihat bahwa manajer cenderung berkesan negatif, sedangkan leader lebih terkesan positif.

Apakah memang seperti itu?

Salah seorang tokoh di bidang leadership, Warren Benis (1925-2014), pernah mengatakan, “Leaders are people who do the right things. Managers are people who do things right.”

Maksud Benis adalah, leader memiliki kemampuan untuk memberikan visi, sekaligus menentukan arah yang hendak dituju. Sedangkan manajer adalah orang yang ketika visinya sudah jelas, dia pandai dalam mengelola dan mengeksekusi visi tersebut, sehingga bisa mencapai sasarannya.

Dari pemikiran Benis ini, kita dapat melihat bahwa seharusnya menajer dapat berdampingan dengan leader. Seorang manajer seharusnya juga memiliki sikap sebagai seorang leader.

Karena leader adalah orang yang visioner, maka tentu saja wawasannya lebih jauh ke depan. Seperti inilah aspek seorang leader yang harus dimiliki oleh seorang manajer. Selain itu, seorang leader juga harus dapat menjadi teladan dan contoh bagi orang lain, khususnya anggota timnya.

Lebih dari itu, seorang leader atau pemimpin tidak dibatasi oleh sekat-sekat formal. Orang yang tidak mempunyai jabatan sekalipun, layak disebut sebagai leader, jika dia memiliki kualitas dan kapasitas sebagai leader yang baik.

Oleh karena itu, jika kebetulan Anda saat ini baru saja dipromosikan untuk menjadi seorang manajer, sebaiknya Anda juga menjadi seorang manajer yang punya visi. Anda juga harus mampu mengayomi dan dapat mengarahkan anak buah Anda, layaknya seorang leader.

Jadilah seorang manajer yang sekaligus seorang leader. Jangan sampai Anda menjadi manajer yang tidak memiliki kapabilitas dan kemampuan seorang leader.

Simak tips manajemen ini selengkapnya di kanal YouTube Presenta Edu. Jangan lupa subscribe dan like videonya. Untuk mengikuti training manajemen dan leadership di Presenta Edu.




Submit a Comment

Your email address will not be published.