0811-1880-84 support@presenta.co.id

5 Tips Public Speaking untuk Pemula

Apa itu public speaking? Apa pentingnya belajar public speaking, manfaatnya buat kita?

Dalam video berikut ini saya akan mengajarkan teman-teman sekalian, bagaimana cara belajar public speaking agar Anda bisa menjadi seorang public speaker yang b,aik formal dan informal, dalam setiap kesempatan.

Halo teman-teman semuanya. Ketemu lagi bersama saya, Muhammad Nur, di channel Presenta Edu. Channel ini menyajikan banyak video seputar pengembangan diri. Saya sering membawakan topik presentasi, komunikasi, public speaking, termasuk juga speed reading, mind map, dan hal-hal yang akan membantu teman-teman sekalian menjadi seorang pribadi yang lebih baik lag.

Oleh karena itu, jika Anda baru bergabung di channel ini, jangan lupa untuk like, subscribe, dan share videonya. Sampaikan pendapat Anda untuk video yang ingin Anda tonton berikutnya.

Sekarang kita akan membahas topik yang sangat penting dan sangat menarik, yaitu bagaimana caranya belajar public speaking.

Kalau kita bicara tentang public speaking, apa sih itu public speaking?

Public speaking sering juga disebut dengan orasi. Secara sederhana, public speaking adalah sebuah proses dimana kita sebagai pembicar, tampil atau perform di hadapan audience atau orang yang menyaksikan kita, baik itu settingnya informal atau pun juga formal, dalam rangka untuk menyampaikan sebuah pesan tertentu.

Jadi ketika Anda tampil memberikan sebuah pidato, itulah public speaking. Anda tampil menyampaikan sebuah sambutan, itu juga public speaking. Anda melakukan presentasi di depan klien untuk menggolkan sebuah proyek, itu juga public speaking.

Kemampuan kita dalam public speaking akan menentukan kekuatan pesan yang diterima oleh audiens dan keberhasilan kita dalam berkomunikasi dengan orang lain.

Saya punya cerita, bahwa dulunya saya ini pun sangat-sangat tidak berani untuk tampil seperti ini. Jangankan bicara dengan lancar dan mudah. Dulu, ketika saya awal belajar public speaking, saya grogian, gugup. Bahkan pada suatu ketika, saya tampil diam seribu bahasa. Kenapa bisa seperti itu? Karena waktu berdiri, saya sangat grogi, sangat takut dan tegang, sampai terdiam, tidak bisa ngomong apa-apa, Saya diam dan mundur ke belakang. Itu terjadi ketika saya masih SMA dan awal-awal kuliah.

Nature-nya, saya ini adalah orang yang cenderung pendiam , tidak banyak ngomong, tidak berani ngomong. Ingin tahu juga, kenapa bisa ada orang yang berbicara dengan luwes, dengan percaya diri, dengan powerful. Saya pun ingin seperti mereka.

Maka mulailah saya belajar dengan serius tentang public speakingini. Akhirnya, tidak saya duga sebelumnya, saya bisa berbicara di forum yang sangat penting untuk public speaker, yaitu forum SMA di awal kuliah saya masih punya rasa seperti itu Nature nya Saya ini orang yang cenderung pendiam nggak banyak ngomong nggak berani ngomong juga bisa Kepengen tahu nih Kok bisa ya ada orang yang berbicara dengan Luwes dengan percaya diri dengan powerful sayapun kepengen seperti mereka mulailah Saya belajar dengan serius tentang public speaking ini apa ya akhirnya saya gak pernah menduga sebelumnya Akhirnya bisa berbicara di forum yang sangat penting untuk public speaker yaitu di forum TEDx. Saya pernah tampil di TEDx Jakarta. Silakan, Anda bisa menyaksikan juga videonya.

Termasuk sekarang, setelah sekian tahun bekerja, saya bekerja sebagai seorang trainer professional. Sebagai seorang trainer professional, tugas saya adalah mengajari orang lain. Skill berbicara adalah andalan saya untuk menyampaikan hampir setiap materi training, materi-materi pembelajaran, dimana salah satunya adalah mengajarkan pada orang-orang mengenai bagaimana public speaking, baik itu untuk audiens di perusahaan, di korporasi, audiens di pendidikan, audiens di kementerian, lembaga pemerintah dan lain-lain.

Lantas, apa sebenarnya rahasia public speaking itu? Kok ada orang yang bisa dan nggak bisa kelihatan luwes waktu berbicara?

Sebenarnya, rahasia public speaking itu sederhana sekali.

  1. Semua bisa dipelajari

Yang pertama adalah mengingat bahwa skill apa pun, termasuk public speaking, bisa dipelajari. Artinya apa? Bahwa begitu banyak sumber yang bisa kita ikuti, kita pelajari untuk melatih kemampuan kita ber-public speaking, bicara di depan umum.

  1. Membutuhkan latihan

Yang kedua adalah, selain bisa dipelajari, public speaking juga  membutuhkan sebuah latihan. Tidak ada orang yang tampil pertama kali langsung pede.

Dulu saya pun, ketika awal-awal bicara di depan umum, gugup. Ketika bicara di awal, lupa. Dengan dilatih dan dilatih, lama-kelamaan gugupnya berkurang, lupanya semakin sedikit. Timbul sebuah semangat, sebuah situasi yang rileks, yang nyaman ketika harus tampil ber-public speaking di hadapan orang banyak.

  1. Kemampuan public speaking bisa ditingkatkan

Yang ketika, apapun level public speaking Anda saat ini, Anda mungkin merasa bahwa kemampuan bicara Anda hanya segini, tidak lebih dari itu.

Kemampuan public speaking bisa ditingkatkan. Sama seperti orang latihan lari. Kalau awalnya dianggap tidak kuat lari 42 kilometer. Start dengan satu kilo dulu, naik jadi dia kilo, tiga kilo, lama-lama lima kilo, pelan-pelan 10 kilo. Nanti mungkin sampai half marathon dan full marathon. Akhirnya orang bisa lari sejauh itu.

Jadi, apa yang kita rasakan bahwa kemampuan saya hanya sampai di sini, tapi dengan  belajar terus-menerus dan dilatih, kita pun bisa meningkatkan skill dengan baik.

Lantas teman-teman mungkin bertanya, bagaima nih caranya kalau saya ingin belajar public speaking. Apa sih langkah-langkahnya? Apa sih Rahasianya agar sebisa mencari pembicara yang baik di tempat kerja, di kampus, di masyarakat, dimanapun kita berada?

Nah, ini adalah cara belajar yang saya anjurkan kepada teman-teman semua. Apapun profesi Anda bagaimanapun level dari public speaking Anda saat ini hari ini, apapun pengetahuan Anda tentang public speaking, maka inilah cara belajar public speaking yang baik.

Pertama, public speaking adalah berbicara.

Tidak ada cara lain yang lebih baik selain mulailah sering-sering berbicara. Jikalau Anda ingin lebih hebat lagi tanpa, kita harus memanfaatkan setiap momen untuk berbicara. Apa saja momennya? Misalnya sedang rapat atau meeting. Apa yang bisa kita lakukan? Kita bertanya. Demikian juga kalau kita ikut seminar, bertanyalah.

Kenapa hal ini penting? Karena dengan berani bertanya, kita mencoba memberanikan diri untuk tampil di depan umum. Jadi misalnya kita tampil di sebuah meeting, misalnya dengan tim atau organisasi kita, seharusnya itu bukan sesuatu yang menakutkan, ketika kita bertanya, maka akan muncul suatu keberanian untuk merumuskan pertanyaan. Ada keberanian untuk menampilkan ide, gagasan, pendapat kita.

Jadi, lakukanlah proses bertanya. Misalnya di sebuah seminar, di suatu seminar besar, ketika ada yang bertanya, maka semua mata akan menatapnya. Kita pun jadi lebih berani untuk tampil di depan umum.

Dulu, ketika saya belajar public speaking, yang saya lakukan adalah saya berani bertanya. Ketika pembicara mengatakan, ada yang mau bertanya, saya langsung angkat tangan, walaupun saya belum punya pertanyaan. Lalu saya mikir, apa yang harus saya tanyakan.

Jadi itulah yang harus Anda lakukan, sering-sering bicara dan banyak bertanya.

Lalu apa lagi yang harus saya lakukan untuk mulai sering bicara? Kita harus berani menyampaikan pendapat. Kalau kita ikut rapat RT atau RW, kalau ada usul atau masukan, sampaikan.  Atau ketika kita sedang rapat atau meeting di tempat kerja atau di organsasi, sampaikan pendapat kita.

Dengan berani berpendapat, maka secara tidak langsung kita berlatih untuk merumuskan apa yang ada di kepala, agar tersampaikan dalam sebuah kata-kata. Kita pun akan belajar, bagaimana cara kita menyampakan supaya orang yakin dengan apa yang kita sampaikan, atau dia bisa mengikuti apa yang saya tawarkan. Itu bisa kita lakukan dengan berani menyampaikan pendapat.

Sering-seringlah memanfaatkan kesempatan untuk sharing atau berbagi. Jadi, kalau ada orang yang minta tolong pada kita untuk sharing pengetahuan, ambil kesempatan itu. Kalau kita ada kesempatan untuk berpresentasi secara informal, ambil kesempatan itu.

Jadi, langkah pertama untuk menjadi seorang public speaker yang baik, untuk belajar public speaking, adalah sering bicara. Manfaatkan setiap kesempatan dengan bertanya, dengan menyampaikan pendapat, dengan memberikan sharing, presentasi informal, bicara dengan keluarga kita di rumah, di tempat kerja. Di mana saja, sering-seringlah bicara. Public cpeaking adalah keterampilan bicara.

Kedua, kalau kita ingin belajar public speaking secara serius, maka Anda harus mulai belajar dasar-dasar public speaking.

Kalau kita sering bicara, apakah bicaranya sudah benar? Belum tentu. Makanya, kita butuh mendapatkan ilmunya. Kita butuh untuk belajar dasar public speaking yang baik dan benar. Bagaimana caranya? Bagaimana kita bisa melakukan hal itu?

Yang paling gampang adalah, yang pertama mencari materi public speaking yang bagus. Bacalah buku-buku tentang public speaking. Coba cari, mungkin ada artikel, ada file PDF yang bisa Anda download, yang diberikan orang secara gratis untuk belajar public speaking atau tentang presentasi. Manfaatkan buku-buku tersebut. Secara teoretis kita mempunyai dasar-dasar yang baik.

Lalu belajar apa lagi? Yang namanya public speaking adalah keterampilan berbicara. Kita harus melihat contoh-contoh orang lain berbicara. Kalau Anda mengikuti sebuah seminar, perhatikan bagaimana cara trainer atau pembicaranya berbicara. Apa kehebatannya, apa kekuatannya, sehingga dia bisa bicara dengan lugas dan atraktif, dengan menarik?

Pelajari dan pahami pimpinan atau atasan kita di kantor ketika memberikan sambutan atau sedang memberikan penjelasan. Coba lihat cara dia berbicara.

Enaknya hidup di zaman sekarang, dimana informasi sangat melimpah, Anda tinggal searching di internet, buka video di YouTube misalnya, untuk bisa menemukan video-video presenter, pembicara, atau public speaker yang hebat.

Dua tempat yang saya rekomendasikan untuk mendapatkan video-video seperti itu ada di TED, ted.com atau di YouTube. Di sana banyak video-video pembicara hebat. Kita bisa melihat orang berbicara dengan topik yang beragam dan luas, dengan waktu yang relatif singkat, tapi dengan kekuatan public speaking yang baik. Disertai dengan keterampilan story telling-nya, cara dia mendemonstrasikan sesuatu, aspek gerak tubuh atau body language-nya, ekspresi wajah dari si pembicara.

Kita bisa melihat di sumber-sumber yang saya rekomendasikan, video-video di TED, baik yang berbahasa Inggris maupun bahasa Indonesia. Silakan menonton.

Berikutnya adalah video dari Toastmasters. Jadi Toastmasters itu punya kompetisi public speaking tingkat dunia. Kita bisa tonton seperti apa para speasker level dunia kalau bicara. Bagaimana cara dia menyampaikan ceritanya,  cara dia menyampaikan kisahnya, poin-poinnya, sampai di ujung menyampaikan sebuah kesimpulan, sebuah pesan yang dibawa pulang oleh audiens.

Pelajari semua itu maka kita akan mendapatkan berbagai perspektif, seperti itulah public speaking dalam riilnya, dalam situasi nyatanya, dalam panggung yang lebih besar dan lebih hebat.

Kemudian, untuk belajar public speaking, Anda bisa mengikuti seminar public speaking atau kursus yang melatih public speaking. Silakan diikuti. Kalau ada training public speaking, silakan ikut. Sekarang sangat gampang. Kita bisa mencari, baik itu training yang sifatnya free atau gratis, secara online maupun offline. Termasuk kalau ada yang menawarkan training yang lebih serius, sehari atau dua hari, coba ikuti, karena kita tidak mungkin bisa menguasai keterampilan public speaking tanpa belajar yang baik.

Jadi belajarlah, lewat buku, lewat video-video, maupun yang lebih terstruktur, dalam sebuah seminar maupun training.

Ketiga, kalau tadi kita sudah rajin bicara, sudah banyak belajar dasar public speaking, maka yang ketiga adalah kumpulkan jam terbang. Apa maksudnya?

Coba ambil setiap kesempatan untuk memupuk keberanian kita, mengurangi rasa grogi kita, termasuk mencoba mendemonstrasikan, membawakan langsung public speaking dalam dunia yang lebih riil. Caranya seperti apa?

Kita bisa mulai dengan audiens yang lebih sedikit dulu. Kalau Anda punya sahabat baik atau rekan, kita bisa minta mereka untuk kumpul dan ceritakan satu topik kepada mereka. Kemudian mintalah feedback atau masukan dari mereka.

Biasakan berlatih di hadapan audiens yang lebih kecil dulu, dalam situasi yang lebih ringan, seperti di meeting perusahaan atau organisasi. Kita bisa berlatih di momen yang tidak terlalu membuat takut atau khawatir, yang risikonya jauh lebih kecil. Pelan-pelan, nanti tingkatkan kemampuan, ke situasi yang lebih banyak orang.  Siapa tahu mendapat kesempatan bicara di forum yang lebih besar, di hadapan 20, 100, bahkan 1000 orang.

Secara perlahan, keberanian kita akan mulai tumbuh. Jangan lupa, beranilah menerima tantangan. Kalau ada yang meminta Anda untuk jadi pembicara, di mana saja, kalau ada kesempatan, terimalah. Itu akan melatih jam terbang. Tidak ada satu public speaker pun yang langsung hebat dalam bicara. Dia butuh untuk mengumpulkan jam terbang, sedikit demi sedikit.

Seperti pilot pesawat, tidak bisa langsung membawa pesawat besar. Pesawat kecil dulu, kemudian naik ke pesawat menengah, sampai akhirnya pesawat besar. Kenapa, karena dia butuh jam terbang, butuh keahlian tertentu untuk melakukannya.

Keempat, setelah kita melatih jam terbang, kita harus terus memperluas wawasan, memperdalam topik yang kita kuasai. Misalnya, saya sering membawakan topik tentang training for trainers. Supaya bisa lancar bicara mengenai itu, bisa kuat public speaking-nya untuk topik tersebut, mau tidak mau saya harus banyak belajar, banyak membaca. Saya membaca buku tentang menjadi seorang trainer yang baik, membaca bukut tentang seperti apa proses belajar, bagaimana peserta didik itu menangkap sebuah materi. Kita pelajar topik kita.

Apapun topik Anda, kuasai topik itu. Seorang public speaker yang baik tidak bisa hanya sekadar ngomong. Dia harus di-back up dengan ilmu yang cukup, dengan pengetahuan yang cukup, terkait subjek yang akan dia bicarakan.

Banyak membaca dan terus mempelajari topik yang kita kuasai lewat segala sumber yang bisa kita akses, baik yang gratis maupun berbayar, yang bisa Anda lakukan untuk mendapatkan wawasan yang lebih dalam mengenai topik yang kita kuasai tersebut, yang kita jadikan subjek public speaking kita.

Kelima, terus belajar dan terus berlatih. Praktekkan dalam setiap kesempatan.

Yang namanya public speaking ini adalah proses belajar yang terus-menerus.  Kita tingkatkan dari level satu, level dua, sampai level tiga. Baca materi public speaking dari buku dan artikel. Tonton videonya di setiap kesempatan. Walaupun sudah menonton, coba tonton lagi. Lihat, apakah ada bedanya antara gaya public speaker yang seorang entertainer dengan yang lebih formal. Amati gaya menyampaikan pidato formal yang berkualitas. Lihat caranya untuk bicara lebih rileks, lebih menyenangkan. Bagaimana juga teknik menyampaikan humor ketika berbicara dan teknik menggunakan story telling. Jadi kita terus belajar, terus berlatih, mempraktekkan setiap aspek dari public speaking tersebut.

Jadi, itulah caranya untuk belajar public speaking. Kalau sekarang Anda belum terlalu berani, masih sering gugup, masih sering blank kalau berbicara, jangan khawatir. Semua itu butuh waktu, butuh proses. Orang yang ahli public speaking sekali pun pernah mengalami apa yang Anda rasakan.

Supaya nanti bisa menjadi public speaker yang baik, apapun profesi kita. Apapun tingkatan kita, jangan lupa untuk belajar public speaking lewat lima cara yang sudah kita bahas bersama.

Yang pertama, sering-seringlah bicara, berani bertanya, sampaikan pendapat, sharing ke hadapan orang banyak.

Kedua, belajar dasar-dasar public speaking. Kuasai ilmunya, cari buku, tonton videonya, ikut kursus, training, seminar dan lain-lain.

Ketiga, kumpulkan jam terbang. Setiap ada kesempatan untuk berbicara yang lebih serius di hadapan audiens tertentu, ambil kesempatan itu dan manfaatkan. Dengan jam terbang, level kita akan semakin meningkat.

Keempat, perluas wawasan kita dan perdalam topik yang menjadi minat dan bakat Anda. Kalau Anda jago tentang masak-memasak, kuasai aspek yang lebih mendalam. Kalau Anda senang teknologi, pelajarilah teknologi. Tidak mungkin seorang public speaker tidak menguasai topiknya dengan baik. Perdalam ilmu kita

Terakhir, ingat untuk terus belajar, terus berlatih, karena public speaking adalah sesuatu yang bisa dipelajari, sesuatu yang perlu dilatih. Semakin dilatih, semakin terbiasa, jadi tidak tidak perlu banyak berpikir waktu menjadi pembicara. Kita akan lebih lancar.

Praktekkan, maka Anda akan tampil menjadi seorang pembicara yang baik.

Itulah tadi cara belajar public speaking, mulai dari menhatasi rasa grogi, bagaimana menyusun materi bicara. Silakan manfaatkan video yang ada.

Jika Anda merasa video ini bermanfaat, jangan lupa sampaikan komentar Anda di kolom komentar. Subscribe channel ini, like dan share untuk teman-teman Anda sekalian, agar makin banyak orang yang mendapatkan manfaatnya.

Sampai ketemu lagi. Saya, Muhammad Noer, dari Presenta Edu.

Rekomendasi Video Lainnya





Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *