Banyak hal yang bisa mempengaruhi perjalanan karier seseorang. Salah satunya adalah kemampuan presentasi. Oleh karena itu, menguasai teknik presentasi yang baik dapat membuat karier melambung.
Teknik presentasi yang baik diperlukan di hampir seluruh bidang profesi, khususnya pekerjaan kantoran, karena biasanya perlu untuk menyampaikan presentasi. Presentasi biasanya perlu dilakukan untuk menyampaikan informasi kepada publik, seperti klien atau investor.
Selain pekerja kantoran, yang perlu menguasai teknik presentasi yang baik yang lain, misalnya adalah guru, dosen, trainer, atau instruktur, atau politisi.
Mereka harus menyampaikan informasi penting kepada orang lain. Khusus politisi, mereka juga harus meyakinkan konstituennya.
Presentasi yang baik adalah presentasi yang efektif dan menarik. Dengan presentasi yang efektif dan menarik, maka informasi yang disampaikan akan diterima audiens dengan baik.
Selain menerima informasi yang disampaikan, audiens juga akan tertarik untuk melakukan apa yang diinginkan oleh presenter.
Menarik tidaknya suatu presentasi , yang paling utama ditentukan oleh presenter. Tiap presenter memiliki gayanya masing-masing.
Setiap presenter bisa membuat presentasinya menarik dengan berbagai faktor, seperti gaya bicara, materi yang disampaikan, sampai penggunaan materi pendukung, seperti slide.
10 Tips Membuat Presentasi yang Memukau
Presentasi yang menarik dan efektif akan membuat audiens terpukau. Untuk membuat presentasi yang memukau seperti ini, ada 10 hal yang sebaiknya dilakukan, yaitu:
- Menunjukkan Passion
Audiens akan merasakan passion kita terhadap materi yang dipresentasikan ketika kita menyampaikannya dengan semangat, antusias dan percaya diri.
Walaupun materi presentasi kita menarik, tapi jika kita menyampaikannya dengan ragu-ragu, maka akan terdengar tidak menarik bagi audiens.
Sikap ragu-ragu kita akan membuat audiens juga ragu-ragu terhadap apa yang kita presentasikan.
- Memulai Presentasi dengan Pembukaan yang Menarik
Kesan pertama akan tertanam kuat. Itulah hal penting yang harus selalu diingat. Karena itu, pembukaan presentasi menjadi sesuatu yang sangat penting.
Yang sangat menentukan saat pembukaan presentasi adalah antara dua sampai tiga menit pertama. Inilah momen kritis yang akan membuat audiens akan antusias untuk mendengarkan presentasi kita sampai selesai atau tidak.
Jika pembukaan presentasi kita membuat audiens antusias untuk terus mendengarkan sampai selesai, maka semakin besar kemungkinan para audiens akan melakukan apa yang kita harapkan dari penyampaian presentasi tersebut.
Bahkan dapat dikatakan, efektif atau tidaknya suatu presentasi sangat ditentukan dari penyampaian pembukaannya, apakah menarik atau tidak.
- Menyampaikan Materi Dengan Singkat dan Lugas
Materi yang disampaikan secara singkat dan lugas akan membuatnya lebih dimengerti oleh para audiens. Sebaliknya, jika disampaikan secara bertele-tele, maka audiens akan menjadi cepat bosan.
Oleh karena itu, sangat penting untuk membuat materi presentasi yang singkat dan lugas, dengan hanya menyampaikan poin-poin penting dari tema yang kita bahas.
Sebaiknya, kita justru harus lebih fokus pada pembukaan dan penutup presentasi, karena bagian itulah yang akan paling diingat oleh audiens.
Teknik presentasi yang baik bukan soal panjang atau tidaknya materi yang dibawakan, melainkan lebih pada isi pesan yang mudah dipahami atau tidak.
Selain itu, materi pendukung presentasi, seperti slide, juga harus diperhatikan.
Isi slide presentasi harus dibuat simpel dan menarik, sehingga membantu audiens untuk memahami isi presentasi kita.
Isi slide yang tidak menarik dapat membuat audiens juga tidak antusias untuk mendengarkan presentasi sampai selesai.
- Rileks Saat Tampil di Panggung Presentasi
Sikap rileks menunjukkan bahwa kita percaya diri. Saat seorang presenter tampak percaya diri, maka audiens juga akan lebih mempercayainya untuk menyampaikan materi yang akan mereka dengarkan.
Seorang presenter yang rileks tidak akan berdiam diri ketika membawakan materi presentasinya. Dia akan berjalan-jalan di atas panggung presentasi, bahkan sesekali mendekat pada audiensnya.
Dia percaya bahwa dirinya akan menyampaikan sesuatu yang bermanfaat bagi audiensnya.
Dari sisi audiens, sikap seperti itu menunjukkan bahwa tidak ada batas antara mereka dengan si presenter.
Audiens akan merasa dekat dengan si presenter, sehingga mereka bisa mempercayainya.
- Memakai Bantuan Teknologi
Teknologi dapat membantu kita untuk menyampaikan presetasi yang lebih menarik dan memukau. Misalnya, kita bisa menggunakan pointer untuk menunjukkan poin-poin penting ada slide, tanpa harus berdiam terpaku di dekat slide.
Kita juga bisa memasukkan gambar atau video yang menarik ke dalam slide presentasi kita, sehingga audiens lebih tertarik dan tidak cepat bosan untuk menyimak.
- Menguasai Semua Tools Pendukung Presentasi
Saat menyampaikan presentasi, kita tentu menggunakan slide sebagai materi pendukung presentasi. Untuk menampilkan slide itu, kita membutuhkan laptop, proyektor dan pointer/ clicker.
Sebagai presenter, kita harus menguasai pengoperasioan alat-alat tersebut, walaupun mungkin ada asisten yang membantu.
Dengan menguasai alat-alat itu, kita bisa menampilkan slide dengan lebih baik.
Lalu, kita juga akan merasa lebih tenang jika ada kemungkinan buruk, yaitu ada masalah dengan peralatan tersebut. Jika kita menguasai alat-alat itu, kita akan mengetahui apa yang harus kita lakukan.
Selain menguasai materi presentasi, menguasai alat pendukung presentasi juga akan membuat kita tampil lebih percaya diri.
- Melakukan Kontak Mata Dengan Audiens
Saat kita sebagai presenter melakukan kontak mata dengan audiens, maka kita sebenarnya berusaha menjalin hubungan yang lebih dekat dengan mereka.
Kontak mata dapat membuat audiens merasa diperhatikan oleh kita.
Jika audiens merasa diperhatikan, mereka akan merasa lebih dekat, sehingga mereka akan merasa lebih antusias untuk mendengarkan presentasi kita.
Tentu saja, kontak mata tidak perlu dilakukan dengan menatap satu per satu mata para audiens. Kita cukup memandang ke sudut yang mewakili mereka.
Caranya, arahkan padangan ke semua sudut tempat audiens duduk sambil mendengarkan kita.
- Mengenali Audiens
Kita tentu akan lebih mudah membuat materi presentasi ketika kita mengetahui siapa saja yang akan menjadi audiens kita.
Jika kita mengenal audiens kita, kita dapat membuat materi presentasi yang pas untuk mereka, serta memikirkan cara yang paling tepat untuk menyampaikannya.
Mengenal audiens bisa kita lakukan dengan melihat latar belakang mereka, misalnya rentang usia, pekerjaan, tingkat pendidikan, atau gaya hidupnya.
- Memperhatikan Penampilan
Penampilan kita menunjukkan siapa diri kita. Ketika kita menghargai atau menghormati audiens kita, kita tentu akan berpenampilan sesuai dengan yang mereka harapkan. Penampilan kita yang rapi akan membuat audiens merasa dihargai atau dihormati.
Jika audiens merasa dihargai, tentu mereka akan balik menghargai kita. Jika audiens menghargai kita, mereka tentu akan mendengarkan kita dan lebih mempercayai kita.
Selain menunjukkan penghargaan pada audiens, penampilan presenter yang rapi dan sopan juga menujukkan tingkat kepercayaan diri kita.
- Profesional
Selain penampilan, sikap profesional juga menunjukkan penghargaan kita pada audiens, maupun orang yang sudah mengundang kita untuk menyampaikan presentasi.
Sikap profesional ini bisa ditunjukkan dengan datang sebelum waktu yang telah ditentukan, sehingga kita bisa mempersiapkan diri dulu dan tidak terlambat menyampaikan presentasi.
Sikap profesional kita juga bisa dilihat ketika ada audiens yang mengajukan pertanyaan. Jika kita profesional, kita tentu akan menjawab pertanyaan itu dengan baik dan benar. Kalaupun ada pertanyaan yang belum bisa dijawab saat itu, kita bisa meminta alamat e-mail si penanya.
Setelah mendapatkan alamat e-mail, pastikan kita akan segera mengirimkan jawabannya.
Mempelajari Teknik Presentasi Memukau dengan Video Tutorial Teknik Presentasi yang Baik dari Presenta Edu
Tidak semua orang memiliki bakat untuk menjadi presenter yang memukau, tapi semua orang bisa mempelajari teknik presentasi memukau.
Presentasi memukau dapat dicapai jika kita memgetahui teknik presentasi yang baik.
Dengan teknik presentasi yang baik, kita bisa bisa menyampaikan presentasi dengan efektif dan menarik, sesuai dengan kebutuhan para audiens.
Menjadi seorang presenter yang andal tidaklah sulit, asalkan kita mau mempelajarinya teknik-tekniknya.